- Perbincangan mengenai Nussa muncul lagi setelah cuplikan podcast mengaitkan karakter tersebut dengan pengalaman pribadi Annisa Hadiyanti.
- Annisa meminta publik tetap mendukung serial animasi Nussa yang bertujuan menyampaikan pesan kebaikan kepada anak-anak Indonesia.
- Visinema mengklarifikasi bahwa sejak 2023 kepemilikan dan pengelolaan IP Nussa sepenuhnya di bawah akuisisi korporasi mereka.
Suara.com - Perbincangan mengenai karakter Nussa kembali ramai di media sosial setelah potongan percakapan dari sebuah podcast yang membahas perjalanan di balik serial animasi tersebut beredar luas. Cuplikan percakapan itu memunculkan berbagai spekulasi publik, termasuk yang mengaitkan karakter Nussa dengan pengalaman pribadi Annisa Hadiyanti.
Menanggapi hal tersebut, Annisa melalui media sosialnya mengajak masyarakat untuk tidak memandang polemik yang muncul sebagai alasan untuk menilai negatif karya Nussa. Ia justru berharap dukungan publik tetap diberikan kepada serial animasi yang telah dikenal luas oleh keluarga Indonesia tersebut.
“Kalau kalian ingin mendukung aku, dukung juga Nussa,” tulis Annisa.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai dukungan dan doa yang datang dari masyarakat setelah kisahnya kembali menjadi perhatian publik. Menurutnya, perhatian tersebut menunjukkan kepedulian banyak orang terhadap perjalanan yang melatarbelakangi lahirnya karya tersebut.
“Terima kasih untuk semua doa, dukungan, dan kata-kata baik yang kalian kirimkan,” ujarnya.
Annisa menegaskan bahwa sejak awal Nussa diciptakan dengan tujuan menyampaikan pesan kebaikan bagi anak-anak dan keluarga. Karena itu, ia berharap diskusi yang berkembang di ruang publik tidak mengaburkan tujuan utama dari hadirnya serial animasi tersebut.
Di sisi lain, Visinema juga memberikan klarifikasi mengenai status intellectual property (IP) Nussa yang saat ini berada di bawah pengelolaan perusahaan tersebut.
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram Nussa, Visinema menjelaskan bahwa sejak 2023 kepemilikan dan pengelolaan IP Nussa telah sepenuhnya berada di bawah perusahaan melalui proses akuisisi korporasi yang sah.
“Sejak tahun 2023, kepemilikan dan pengelolaan IP Nussa telah secara penuh berada di bawah Visinema melalui proses akuisisi korporasi yang sah,” tulis Visinema.
Baca Juga: Annisa Hadiyanti Ungkap Kronologi Perselingkuhan Aditya Triantoro di Tengah Sukses Nussa Rarra
Perusahaan juga menegaskan bahwa pengembangan cerita dan produksi serial animasi Nussa saat ini dilakukan oleh tim kreatif di bawah naungan Visinema dengan tujuan menghadirkan karya yang bermakna dan bermanfaat.
“Pengembangan cerita dan produksi Nussa dilakukan oleh tim kreatif di bawah Visinema dengan semangat untuk menghadirkan karya yang bermakna, bermanfaat, serta memberikan kebaikan bagi anak-anak dan keluarga Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.
Dalam komunikasi antara kedua pihak, Visinema juga menyampaikan bahwa Annisa berharap Nussa dapat terus menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan kepada generasi muda.
“Ibu Annisa menyampaikan harapannya agar Nussa dapat terus menjadi sarana dakwah dan menyampaikan nilai-nilai akhlak kepada generasi muda,” tulis Visinema.
Di tengah berbagai diskusi yang berkembang di media sosial, Annisa berharap masyarakat tetap melihat Nussa sebagai karya yang membawa pesan positif. Hingga kini, serial animasi Nussa masih konsisten tayang melalui kanal YouTube resminya dan terus menjangkau penonton dari berbagai kalangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing
-
Siapa Ayah Sambung Syifa Hadju? Ini Profil Andre Ariyantho yang Jadi Sorotan