- Bootcamp Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 2026 Vokasi UI digelar 9 Maret sebagai tahap awal pembinaan dan seleksi talenta terbaik.
- Seleksi mencakup berbagai aspek selain IPK, seperti inovasi, kepemimpinan, kontribusi masyarakat, dan kemampuan presentasi persuasif.
- Program dua bulanan ini bertujuan memilih tiga perwakilan untuk maju ke tingkat universitas hingga diharapkan mencapai kompetisi nasional.
Meski prestasi akademik tetap diperhatikan, IPK bukan satu-satunya indikator dalam seleksi. Luthfi menyebut berbagai faktor lain seperti prestasi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional atau internasional juga menjadi pertimbangan.
“Memang kami tidak membatasi IPK saat pendaftaran, tetapi peserta yang lolos ke tahap ini rata-rata memiliki IPK di atas 3,5,” ujarnya.
Selain pembekalan akademik, peserta juga akan mengikuti tes kepribadian dan pembinaan karakter sebagai bagian dari persiapan menghadapi seleksi nasional yang mencakup presentasi dan wawancara.
Bagi mahasiswa, mengikuti ajang Mapres juga memberikan manfaat jangka panjang. Menurut Luthfi, pengalaman tersebut dapat menjadi portofolio penting, termasuk saat melamar berbagai program beasiswa.
“Prestasi ini bisa menjadi nilai tambah bagi mahasiswa ketika mencari beasiswa. Sebelumnya ada juga mahasiswa Mapres Vokasi yang kemudian mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi,” katanya.
Melalui Bootcamp Mapres 2026, Vokasi UI berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk membawa nama institusi hingga ke tingkat nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan