- Bootcamp Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 2026 Vokasi UI digelar 9 Maret sebagai tahap awal pembinaan dan seleksi talenta terbaik.
- Seleksi mencakup berbagai aspek selain IPK, seperti inovasi, kepemimpinan, kontribusi masyarakat, dan kemampuan presentasi persuasif.
- Program dua bulanan ini bertujuan memilih tiga perwakilan untuk maju ke tingkat universitas hingga diharapkan mencapai kompetisi nasional.
Suara.com - Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) mulai menjaring talenta terbaiknya melalui penyelenggaraan Bootcamp Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 2026. Kegiatan yang digelar di Student Center Vokasi UI pada Senin (9/3/2026) ini menjadi tahap awal pembinaan bagi para finalis sebelum mengikuti seleksi di tingkat universitas hingga nasional.
Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Vokasi UI Dr. Badrul Munir, S.T., M.Eng.Sc. mengatakan bootcamp tersebut tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga ruang pembinaan untuk mengembangkan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
“Melalui bootcamp ini kami ingin mengidentifikasi dan mengasah potensi calon mahasiswa berprestasi sejak dini. Nantinya tiga perwakilan terbaik akan dipilih untuk bersaing di tingkat Universitas Indonesia dan diharapkan dapat melaju hingga tingkat wilayah dan nasional,” ujar Munir.
Ia menambahkan, kriteria mahasiswa berprestasi saat ini tidak hanya dilihat dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Pengembangan diri, kepemimpinan, hingga kontribusi nyata kepada masyarakat juga menjadi aspek penting dalam penilaian.
“Kami mencari sosok yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, kemampuan berinovasi, serta semangat untuk terus berkontribusi,” katanya.
Sebanyak 15 finalis mahasiswa dari program studi D3 dan D4 mengikuti rangkaian bootcamp bersama 16 mahasiswa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pembinaan. Para peserta yang mayoritas berada di semester 2, 4, dan 6 ini akan mendapatkan berbagai materi hingga 13 Maret 2026.
Materi yang diberikan meliputi penguatan gagasan inovatif, teknik penyusunan karya tulis ilmiah, hingga kemampuan presentasi yang persuasif.
Ketua Panitia Pilmapres Vokasi UI 2026 Muhammad Luthfi, A.Md.OT., S.K.M., M.K.K.K. menjelaskan bahwa rangkaian pembinaan berlangsung dalam beberapa tahap.
“Untuk bootcamp ini kegiatannya dimulai minggu ini sampai akhir bulan. Sementara proses pemilihan mahasiswa berprestasi di tingkat Vokasi UI berlangsung hingga sekitar bulan April, jadi total prosesnya kurang lebih dua bulan,” jelas Luthfi.
Baca Juga: Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Magister Kampus Bisnis Ini Ikuti Asia Business Case Program
Menurutnya, kurikulum bootcamp dirancang agar selaras dengan standar nasional seleksi mahasiswa berprestasi. Penilaian tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga berbagai aspek lain.
“Penilaian mencakup capaian unggulan, kemampuan bahasa Inggris, publikasi jurnal, rintisan startup, hingga aksi sosial berbasis kewirausahaan,” ujarnya.
Selain menghadirkan dosen dari lingkungan Vokasi UI, sesi pembinaan juga akan melibatkan praktisi eksternal serta alumni yang pernah menjuarai ajang Mahasiswa Berprestasi.
Bootcamp Mapres 2026 juga menjadi langkah awal Vokasi UI untuk membangun sistem pembinaan mahasiswa berprestasi yang lebih terstruktur. Kegiatan ini disebut sebagai yang pertama kali diselenggarakan di lingkungan Vokasi UI.
“Ke depan kami ingin membuat pembinaan ini lebih sistemik, mulai dari penjaringan di himpunan mahasiswa hingga pembinaan berkelanjutan untuk mencari talenta terbaik dari ribuan mahasiswa Vokasi,” kata Luthfi.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun untuk meningkatkan peluang mahasiswa Vokasi UI bersaing di tingkat nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron