Suara.com - Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir saat perayaan Lebaran. Rasanya yang manis dengan isian selai nanas yang segar membuat kue ini digemari banyak orang dari berbagai usia.
Tidak heran jika banyak keluarga memilih membuat nastar sendiri di rumah, baik untuk disajikan kepada tamu maupun dijadikan hampers saat Hari Raya.
Namun, membuat nastar yang sempurna bukanlah hal yang mudah. Salah satu tantangan yang sering dihadapi saat membuat nastar adalah permukaannya yang retak setelah dipanggang di oven.
Padahal, kue nastar yang cantik biasanya memiliki permukaan yang mulus, mengilap, dan berwarna kuning keemasan.
Di Indonesia, nastar sudah menjadi bagian dari tradisi Lebaran. Hampir setiap rumah menyajikan kue ini bersama berbagai kue kering lainnya seperti kastengel dan putri salju.
Nastar sangat identik dengan perayaan Idul Fitri karena memiliki rasa yang ringan dan cocok disajikan sebagai camilan setelah makan besar saat Lebaran. Tamu yang datang pun biasanya menikmati kue kering sebagai teman minum teh atau kopi.
Alasan lainnya karena kue ini memiliki daya tahan yang cukup lama karena termasuk jenis kue kering. Jika disimpan dalam wadah kedap udara, nastar bisa bertahan hingga beberapa minggu.
Bentuknya yang kecil dan cantik membuat nastar cocok dijadikan suguhan atau bingkisan Lebaran. Tidak heran jika banyak orang rela membeli nastar dengan harga yang cukup mahal demi menyajikan kue ini kepada keluarga dan kerabat.
Nastar terbaik biasanya memiliki tekstur yang lembut dan sedikit rapuh ketika digigit. Bagian luarnya terasa ringan, sementara bagian dalamnya lembut dan menyatu dengan selai nanas yang manis dan sedikit asam.
Baca Juga: Promo THR Alfamart 2026, Tebus Murah Sirup dan Kue Kaleng Lebaran 2026 Anti Zonk
Selain rasa, tampilan nastar juga menjadi perhatian utama. Nastar yang baik biasanya permukaan halus dan tidak retak, warna kuning keemasan dari olesan kuning telur, tercium aroma harum mentega atau margarin. Selain itu, isian selai nanas yang tidak terlalu basah, bentuknya pun bulat dan rapi.
Jika semua unsur tersebut terpenuhi, nastar tidak hanya enak dimakan tetapi juga terlihat menarik saat disajikan di meja tamu saat Lebaran. Tapi, kenapa nastar bisa retak ketika dibuat?
Penyebab Nastar Retak setelah Dipanggang
Salah satu masalah yang sering terjadi saat membuat nastar adalah munculnya retakan di permukaan kue setelah dipanggang. Menurut berbagai sumber kuliner, ada beberapa penyebab umum yang membuat nastar retak. Berikut hal-hal yang bisa jadi penyebab nastar retak setelah dipanggang.
1. Nastar Mengembang saat Dipanggang
Ketika nastar dimasukkan ke dalam oven, adonan akan memuai dan mengembang karena terkena suhu panas. Jika bagian atas nastar sudah dilapisi kuning telur, lapisan ini bisa sedikit terangkat sehingga terlihat seperti retakan.
Namun, retakan jenis ini sebenarnya tidak selalu menjadi masalah besar. Dalam beberapa kasus, retakan kecil akan kembali merapat setelah nastar dingin. Meski begitu, penggunaan bahan pengembang yang terlalu banyak juga bisa membuat nastar mengembang terlalu cepat dan akhirnya retak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan
-
Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok
-
Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna
-
2 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung di Akhir Juli dan Awal Agustus 2026, Siap Panen Rezeki
-
Detik-detik Motor PCX Tersenggol dan Terlindas Bus TransJakarta di Sudirman