2. Suhu Oven Terlalu Panas
Suhu oven yang terlalu tinggi menjadi salah satu penyebab paling umum nastar retak. Ketika suhu terlalu panas, bagian luar nastar akan matang lebih cepat dibandingkan bagian dalamnya.
Akibatnya, permukaan kue menjadi keras lebih dulu sementara bagian dalamnya masih mengembang. Perbedaan ini memicu retakan pada permukaan nastar. Karena itu, memanggang nastar sebaiknya menggunakan suhu sedang agar kue matang secara perlahan dan merata.
3. Selai Nanas Terlalu Basah
Isian selai nanas juga sangat memengaruhi tekstur nastar. Selai yang terlalu basah atau berair dapat membuat adonan melebar saat dipanggang.
Ketika selai memuai di dalam adonan, tekanan dari dalam bisa membuat permukaan nastar pecah atau retak. Oleh karena itu, selai nanas yang digunakan sebaiknya memiliki tekstur agak kering dan padat.
4. Telur Tidak Segar
Telur yang digunakan dalam adonan juga berpengaruh pada hasil akhir nastar. Jika telur tidak segar, adonan bisa menjadi terlalu cair atau lembek.
Adonan yang terlalu basah akan sulit mempertahankan bentuknya saat dipanggang. Hal ini bisa menyebabkan permukaan nastar menjadi tidak rata dan mudah retak.
Baca Juga: Promo THR Alfamart 2026, Tebus Murah Sirup dan Kue Kaleng Lebaran 2026 Anti Zonk
5. Penggunaan Loyang yang Tidak Tepat
Jenis loyang juga dapat memengaruhi hasil pemanggangan nastar. Loyang yang terlalu tipis atau tidak mampu menghantarkan panas dengan baik dapat membuat panas oven tidak merata.
Akibatnya, beberapa bagian kue akan matang lebih cepat dibanding bagian lainnya, sehingga memicu munculnya retakan pada permukaan nastar.
Tips agar Nastar Tidak Retak
Agar nastar yang dibuat di rumah memiliki tampilan cantik dan mulus, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan saat membuatnya. Berikut tips mengatasi agar nastar tidak retak saat dipanggang.
1. Ukur semua bahan dengan takaran yang tepat. Perbandingan bahan yang tidak seimbang dapat membuat adonan terlalu keras atau terlalu lembek.
2. Gunakan selai nanas yang cukup kering. Jika membuat selai sendiri, pastikan selai dimasak hingga kadar airnya berkurang dan teksturnya lebih padat.
3. Hindari terlalu lama menguleni adonan dengan tangan. Suhu panas dari tangan dapat membuat margarin atau mentega mencair sehingga tekstur adonan berubah. Sebaiknya aduk adonan menggunakan spatula.
4. Panggang nastar dengan suhu oven sedang dan stabil. Proses pemanggangan yang perlahan akan membantu kue matang merata tanpa membuat permukaannya retak.
5. Gunakan loyang yang tebal dan berkualitas agar panas oven dapat menyebar secara merata.
Demikian itu penyebab nastar bisa retak dan tips mengatasinya. Dengan memperhatikan bahan dan teknik pembuatan, nastar yang dihasilkan bisa tampil lebih mulus, cantik, dan tentu saja tetap lezat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Budi Gunadi Sadikin dari Partai Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
-
Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Berapa Harga Parfum Chanel? Ini Kisarannya dan 3 Merek Lokal yang Tak Kalah Wangi
-
Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban
-
Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
4 Sepeda Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 60 Km, Bantu Hemat Biaya Bensin
-
Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026
-
Berapa Lama Durasi Mandi yang Ideal? Dokter Ungkap Batas Waktu yang Disarankan