Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 11 Maret 2026 | 11:23 WIB
Ilustrasi - Kue Nastar. (Freepik)

2. Suhu Oven Terlalu Panas

Suhu oven yang terlalu tinggi menjadi salah satu penyebab paling umum nastar retak. Ketika suhu terlalu panas, bagian luar nastar akan matang lebih cepat dibandingkan bagian dalamnya.

Akibatnya, permukaan kue menjadi keras lebih dulu sementara bagian dalamnya masih mengembang. Perbedaan ini memicu retakan pada permukaan nastar. Karena itu, memanggang nastar sebaiknya menggunakan suhu sedang agar kue matang secara perlahan dan merata.

3. Selai Nanas Terlalu Basah

Isian selai nanas juga sangat memengaruhi tekstur nastar. Selai yang terlalu basah atau berair dapat membuat adonan melebar saat dipanggang.

Ketika selai memuai di dalam adonan, tekanan dari dalam bisa membuat permukaan nastar pecah atau retak. Oleh karena itu, selai nanas yang digunakan sebaiknya memiliki tekstur agak kering dan padat.

4. Telur Tidak Segar

Telur yang digunakan dalam adonan juga berpengaruh pada hasil akhir nastar. Jika telur tidak segar, adonan bisa menjadi terlalu cair atau lembek.

Adonan yang terlalu basah akan sulit mempertahankan bentuknya saat dipanggang. Hal ini bisa menyebabkan permukaan nastar menjadi tidak rata dan mudah retak.

Baca Juga: Promo THR Alfamart 2026, Tebus Murah Sirup dan Kue Kaleng Lebaran 2026 Anti Zonk

5. Penggunaan Loyang yang Tidak Tepat

Jenis loyang juga dapat memengaruhi hasil pemanggangan nastar. Loyang yang terlalu tipis atau tidak mampu menghantarkan panas dengan baik dapat membuat panas oven tidak merata.

Akibatnya, beberapa bagian kue akan matang lebih cepat dibanding bagian lainnya, sehingga memicu munculnya retakan pada permukaan nastar.

Tips agar Nastar Tidak Retak

Agar nastar yang dibuat di rumah memiliki tampilan cantik dan mulus, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan saat membuatnya. Berikut tips mengatasi agar nastar tidak retak saat dipanggang.

1. Ukur semua bahan dengan takaran yang tepat. Perbandingan bahan yang tidak seimbang dapat membuat adonan terlalu keras atau terlalu lembek.

2. Gunakan selai nanas yang cukup kering. Jika membuat selai sendiri, pastikan selai dimasak hingga kadar airnya berkurang dan teksturnya lebih padat.

Load More