- Phytomer, pionir marine biotechnology skincare asal Prancis, resmi hadir di Indonesia melalui PT Regenesis Indonesia pada 12 Februari 2026.
- Perawatan ini memanfaatkan marine biotechnology untuk mengekstrak bahan aktif laut presisi, seperti OLIGOMER dan alga laut, berbasis riset ilmiah.
- Inovasi Phytomer memberikan manfaat signifikan seperti hidrasi intensif, penguatan skin barrier, dan detoksifikasi kulit, dengan komitmen keberlanjutan.
Suara.com - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang kini mulai memahami bahwa kulit yang sehat tidak hanya ditentukan oleh hasil instan, tetapi juga oleh kekuatan skin barrier yang terjaga dengan baik.
Untuk itu, tren perawatan wajah pun semakin bergeser ke arah produk dan treatment yang mengandalkan bahan alami, aman, serta memiliki pendekatan ilmiah yang jelas.
Perkembangan ini turut membuka ruang bagi inovasi perawatan kulit berbasis alam, termasuk teknologi yang memanfaatkan kekayaan laut. Salah satu inovasi yang kini mulai diperkenalkan di Indonesia adalah perawatan dari Phytomer, brand skincare premium asal Prancis yang dikenal sebagai pionir dalam marine biotechnology skincare.
Brand ini resmi diperkenalkan melalui soft launch yang digelar oleh PT Regenesis Indonesia di Jakarta pada 12 Februari 2026, dihadiri oleh para pemilik klinik kecantikan, medispa, dan pelaku industri wellness.
President Director PT Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, menjelaskan bahwa meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kesehatan kulit dan keberlanjutan lingkungan menjadi alasan penting menghadirkan inovasi ini ke Indonesia.
“Kami melihat kebutuhan market saat ini yang semakin sadar akan pentingnya bahan alami dan produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu Regenesis Indonesia menghadirkan Phytomer sebagai produk autentik yang dapat menjadi jawaban bagi masyarakat yang merindukan perawatan kulit berbahan alami, tidak hanya baik untuk kulit tetapi juga baik untuk bumi,” ujarnya.
Didirikan di kota pesisir Saint-Malo, Bretagne, Prancis pada tahun 1972, Phytomer mengembangkan konsep skincare yang memanfaatkan potensi mineral dan nutrisi dari laut.
Berbeda dengan banyak produk perawatan kulit yang lebih fokus pada bahan sintetis atau tumbuhan darat, Phytomer mengembangkan teknologi marine biotechnology, yaitu proses bioteknologi yang mengekstraksi bahan aktif dari laut secara presisi agar dapat bekerja optimal bagi kesehatan kulit.
Marketing Manager PT Regenesis Indonesia, Amanda Rahim, menjelaskan bahwa kekuatan utama Phytomer terletak pada kemampuan teknologi tersebut dalam menghadirkan manfaat alami yang tetap berbasis riset ilmiah.
Baca Juga: Wajah Auto Cerah Sebelum Lebaran Idulfitri! 4 Serum Terbaik Pudarkan PIH
“Phytomer bukan sekadar produk perawatan kulit, tetapi mewakili teknologi yang memanfaatkan bahan organik laut yang dikembangkan secara presisi dan bertanggung jawab. Seluruh formulanya dirancang agar mampu bekerja selaras dengan kebutuhan alami kulit,” jelasnya.
Salah satu bahan aktif unggulan dalam treatment Phytomer adalah OLIGOMER®, konsentrat air laut yang kaya mineral penting bagi kulit. Kandungan ini dikenal mampu membantu proses remineralisasi kulit, yaitu mengembalikan keseimbangan mineral yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit.
Mineral laut tersebut dipadukan dengan ekstrak alga laut yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari memberikan hidrasi intensif, membantu memperbaiki tekstur kulit, hingga menutrisi kulit secara menyeluruh.
Manfaat treatment berbasis marine biotechnology ini cukup beragam. Selain memberikan hidrasi mendalam, kandungan alga dan mineral laut juga membantu memperkuat skin barrier, sehingga kulit lebih tahan terhadap paparan polusi dan stres lingkungan.
Kandungan nutrisi dari laut juga membantu meningkatkan elastisitas kulit, membuat kulit tampak lebih segar dan bercahaya, serta membantu proses regenerasi kulit sehingga tampilan garis halus dapat berkurang.
Treatment Phytomer juga dikenal mampu membantu detoksifikasi kulit secara alami. Berkat mineral laut yang kaya, kulit dapat dibantu untuk membersihkan sisa polusi dan radikal bebas yang menumpuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Perbedaan Dewy Finish dan Matte Finish Apa? Ini Rekomendasi Cushion Terbaik Sesuai Jenis Kulit
-
Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global
-
Belajar Selamatkan Bumi Sejak Sekolah: Pentingnya Pendidikan Iklim untuk Generasi Muda
-
Kulit Perih dan Merah Akibat Sunburn? Ini 4 Rekomendasi Toner Penyejuk yang Wajib Dicoba
-
Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia
-
Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut
-
13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
-
4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung