Suara.com - Tekanan di tempat kerja akan terasa menjadi lebih besar ketika bulan Ramadan. Hal ini dirasakan sebagian orang, dan tidak jarang menyebabkan burnout. Untuk menyiasatinya, Anda bisa cermati beberapa tips mengatasi burnout kerja sambil puasa berikut ini.
Burnout sendiri bisa dipahami sebagai sebuah kondisi ketika seseorang kehilangan motivasi dan semangat kerja. Hal ini bisa dipicu karena rasa jenuh, tekanan kerja yang terus menerus dan tanpa jeda, hingga tekanan lain yang berasal dari dalam atau luar diri seseorang.
Ketika burnout terjadi, biasanya produktivitas akan menurun secara drastis, dan membuat seseorang sama sekali tidak memiliki semangat dan gairah untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Maka untuk menghadapinya, berikut tips mengatasi burnout kerja sambil puasa yang bisa dibagikan.
1. Fleksibilitas Kerja
Pengaturan jam kerja tidak sekadar pulang lebih awal, tetapi justru ada pada fleksibilitas kerja. Perusahaan dapat membuat kebijakan kerja hybrid untuk beberapa divisi yang memungkinkan, sehingga kinerja yang diberikan tetap maksimal.
Kuota jam kerja dikonversi menjadi target harian yang dapat diselesaikan pada tenggat waktu yang ditentukan, tetapi tidak harus berada pada area kantor. Dengan demikian, karyawan dapat mengerjakan pekerjaan menggunakan cara paling nyaman selama bulan puasa ini.
Selama monitoring dapat dijaga dengan profesional, hal ini bisa menjadi win-win solution untuk perusahaan dan karyawan yang mereka miliki untuk menghindari burnout.
2. Manajemen Beban Kerja
Baca Juga: 5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Pengaturan beban kerja juga wajib didiskusikan dengan baik bersama para karyawan dan kepala divisi. Semua paham jika asupan tenaga di bulan Ramadan jelas akan berkurang, dan menuntut pekerjaan berat di penghujung hari bukanlah hal yang bijak.
Susun beban kerja berdasarkan prioritas, dan letakkan pekerjaan berat atau urgent di pagi hari. Pada periode ini karyawan idealnya masih memiliki fokus yang tinggi karena bawaan tenaga sahur yang disantap sebelumnya.
Ketika sore hari atau di akhir jam kerja, tempatkan tugas-tugas yang relatif ringan untuk hasil yang lebih maksimal. Dengan demikian, pekerjaan yang dimiliki dapat diselesaikan dengan baik.
3. Kelola Kesehatan Fisik dan Mental
Karyawan yang masih harus bekerja di kantor sebaiknya diberikan dukungan fisik dan mental. Misalnya saja workshop tentang pola makan sehat saat sahur dan berbuka, kemudian mengadakan olahraga ringan bersama di sore hari, dan sejenisnya.
Selain itu, akan sangat baik jika Anda juga menyediakan fasilitas istirahat yang bisa dimanfaatkan saat waktu istirahat di tengah hari tiba. Hal ini sangat membantu mengembalikan tenaga dan fokus karyawan yang ada di kantor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Membuat Bibir Kering Sesuai Review Pengguna
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi