- Psikolog menekankan bahwa keharmonisan perlu dipelihara melalui komunikasi, empati, dan menyeimbangkan peran orang tua dan pasangan.
- Pandangan spiritual Islam melihat pernikahan sebagai komitmen ibadah, di mana saling mendukung menuju kebaikan menjadi fokus utama.
- Kegiatan Teman Bumil menguatkan pasangan suami istri tentang pentingnya keseimbangan nilai spiritual dan kesehatan emosional demi keluarga harmonis.
Suara.com - Menjaga keharmonisan rumah tangga sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pasangan, terutama ketika rutinitas sehari-hari semakin padat setelah kehadiran anak.
Di tengah kesibukan bekerja, mengurus rumah, dan membesarkan keluarga, hubungan antara suami dan istri kerap tanpa disadari berada di posisi kedua.
Padahal, kualitas hubungan pasangan justru menjadi fondasi penting bagi terciptanya keluarga yang hangat dan sehat secara emosional.
Menurut psikolog Ayoe Sutomo, keharmonisan rumah tangga tidak terbentuk dengan sendirinya, melainkan perlu dipelihara melalui komunikasi, empati, dan saling memahami kebutuhan pasangan.
“Keharmonisan keluarga sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan antara pasangan. Ketika suami dan istri saling merasa dihargai, didengar, dan didukung, maka suasana rumah juga akan terasa lebih hangat bagi anak-anak,” jelas Ayoe.
Ia menambahkan bahwa salah satu kunci menjaga hubungan tetap sehat adalah meluangkan waktu untuk kembali terhubung secara emosional dengan pasangan.
Hal tersebut bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berbincang dari hati ke hati, memberikan apresiasi kecil, hingga saling mendukung dalam menjalani peran masing-masing sebagai pasangan maupun sebagai orang tua.
Selain itu, Ayoe juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran sebagai suami istri dan peran sebagai orang tua.
Setelah memiliki anak, banyak pasangan yang fokus sepenuhnya pada pengasuhan sehingga tanpa sadar mengabaikan hubungan pernikahan mereka.
Baca Juga: Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
Padahal, hubungan yang sehat antara orang tua justru akan menciptakan lingkungan emosional yang lebih positif bagi anak.
Perspektif psikologis tersebut selaras dengan pandangan spiritual dalam Islam yang memandang pernikahan sebagai perjalanan ibadah.
Menurut Ustaz Encep Sehabudin, pernikahan bukan sekadar hubungan antara dua individu, tetapi merupakan bentuk komitmen spiritual yang memiliki tujuan lebih besar, yaitu saling membantu menuju kebaikan.
“Ketika menikah karena Allah, pasangan tidak hanya fokus pada kebahagiaan sesaat, tetapi juga pada bagaimana saling mendukung untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pernikahan menjadi perjalanan bersama menuju kebaikan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa konflik dalam rumah tangga merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, ketika pernikahan dilandasi niat yang lurus dan komitmen untuk saling menjaga, pasangan akan lebih mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan bersama.
Menurutnya, komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta memperkuat ibadah bersama menjadi fondasi penting bagi hubungan yang kokoh. Ia juga menjelaskan bahwa setelah seorang pria menikah, tanggung jawab utamanya adalah kepada istri dan anak-anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
4 Tips Mengatasi Burnout Kerja Sambil Puasa agar Tetap Produktif
-
Arti Elemen Air Hujan Milik Vidi Aldiano Menurut Fengshui
-
5 Rekomendasi Isi Hampers Low Budget, Mulai dari Rp20 Ribuan Saja
-
15 Kata-Kata Mudik Lucu untuk Ditempel di Motor dan Mobil
-
Katalog Promo Indomaret 12-18 Maret: Harga Minyak Goreng Turun, Diskon Bahan Kue Lebaran
-
5 Cushion Minim Oksidasi, Bikin Makeup Glowing Seharian saat Lebaran
-
5 Body Lotion Alfamart dengan Kandungan SPF, Bikin Kulit Cerah dan Melindungi dari Terik Matahari
-
Wajib Punya! 5 Sepatu Ortuseight Paling Nyaman untuk Lebaran, Bikin Silaturahmi Anti Pegal
-
Rahasia Kulit Sehat dari Laut: Phytomer Hadirkan Treatment Skincare 95% Vegan di Indonesia
-
Hukum Makan dan Minum di Siang Hari Ramadan karena Lupa, Apakah Batal?