Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:42 WIB
Ilustrasi Niat Zakat Fitrah Sekeluarga [Meta AI]

Suara.com - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan dilaksanakan pada bulan Ramadan hingga sebelum salat Idul Fitri. Zakat ini berfungsi untuk menyucikan jiwa setelah menjalankan ibadah puasa serta membantu mereka yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya.

Dalam praktiknya, banyak kepala keluarga yang membayarkan zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarga, seperti pasangan, anak, dan orang-orang yang menjadi tanggungannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui niat membayar zakat fitrah sekeluarga, karena dalam Islam setiap ibadah harus diawali dengan niat yang tulus karena Allah SWT.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Ketika seseorang membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri, ia dapat membaca niat berikut:

Arab:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘an nafsī farḍan lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya sendiri sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Khutbah Jumat Akhir Ramadan 13 Maret 2026, Cara Rasul Menghadapi Hari-Hari Terakhir Bulan Puasa

Niat ini dapat dibaca dalam hati ketika seseorang menyerahkan zakat kepada amil atau saat menyalurkan zakat secara langsung kepada yang berhak menerimanya.

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Seorang suami sebagai kepala keluarga biasanya juga membayarkan zakat fitrah untuk istrinya. Bacaan niatnya adalah sebagai berikut:

Arab:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu an ukhrija zakātal fiṭri ‘an zaujati farḍan lillāhi ta‘ālā.

Load More