Suara.com - Salat Idulfitri atau salat Id merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal sebagai penanda berakhirnya bulan Ramadan sekaligus menyambut datangnya hari kemenangan.
Meski hukumnya sunah, salat Idulfitri termasuk sunah muakkad, yaitu sunah yang sangat ditekankan pelaksanaannya.
Karena itu, banyak umat Islam berusaha hadir tepat waktu di masjid atau lapangan sejak pagi hari.
Namun, dalam praktiknya tidak sedikit jemaah yang datang terlambat atau bahkan tertinggal salat Idulfitri. Lalu, bagaimana panduan salat Idulfitri jika tertinggal?
Waktu Pelaksanaan Salat Idulfitri
Secara umum, salat Idul Fitri biasanya dilaksanakan pada pagi hari sekitar pukul 06.30 hingga 07.00 WIB.
Sebelum berangkat, umat Islam dianjurkan melakukan beberapa amalan sunah, seperti mandi, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, serta makan terlebih dahulu sebelum salat.
Sunnah-sunnah ini bertujuan untuk menyambut hari raya dengan penuh kebahagiaan dan kesiapan lahir batin.
Baca Juga: Buku Hujan yang Tertinggal di Matamu: Antologi Rasa, Cinta, dan Kenangan
Namun, karena berbagai persiapan tersebut, ada kalanya seseorang menjadi kurang memperhatikan waktu sehingga datang terlambat ke lokasi salat.
Menurut Saiful Hadi El Sutha dalam Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah), salat Idulfitri adalah salat sunah yang dilaksanakan pada hari pertama bulan Syawal sebagai bentuk syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan
Oleh karena itu, kehadiran tepat waktu sangat dianjurkan agar dapat mengikuti rangkaian salat dan khutbah secara sempurna.
Panduan Jika Tertinggal Salat Id
Meski demikian, keterlambatan bukan berarti ibadah menjadi sia-sia. Ada beberapa ketentuan fikih yang bisa menjadi panduan bagi jemaah yang tertinggal.
1. Datang saat Sudah Takbir
Salah satu kasus yang sering terjadi adalah makmum datang saat salat sudah dimulai dan tidak sempat mengikuti takbir tambahan (takbir zawaid).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival