- Masjid Istiqlal menyelenggarakan Nuzulul Qur'an 1447 H pada 9 Maret 2026 dengan tema "Jembatan Harmoni Peradaban".
- Acara ini berkolaborasi dengan PITI untuk memperkuat semangat keberagaman melalui dialog dan seni budaya Tionghoa.
- Dilaunching program wakaf Al-Qur'an iluminasi bernuansa budaya Tionghoa didukung Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Suara.com - Menjelang penghujung Ramadan, banyak orang mulai merefleksikan kembali berbagai momentum spiritual yang telah dilalui sepanjang bulan suci. Salah satunya adalah peringatan Nuzulul Quran yang beberapa waktu lalu digelar dengan khidmat di Masjid Istiqlal.
Meski malam peringatannya telah berlalu sekitar sepekan, pesan yang diangkat dalam perayaan tersebut masih terasa relevan hingga kini, terutama ketika umat Islam memasuki fase akhir Ramadan yang identik dengan perenungan, penguatan ibadah, dan mempererat persaudaraan.
Pada Senin, 9 Maret 2026, Masjid Istiqlal menggelar rangkaian kegiatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah dengan tema “Jembatan Harmoni Peradaban”. Tema ini mengangkat nilai kasih sayang, keadilan, persaudaraan, serta harmoni sosial sebagai fondasi penting dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.
Pesan tersebut terasa selaras dengan semangat Ramadan yang tidak hanya mendorong peningkatan ibadah pribadi, tetapi juga memperkuat hubungan antarmanusia dalam kehidupan sosial.
Ketua Panitia Nuzulul Quran Masjid Istiqlal, Mas'ud Halimin, menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut terinspirasi dari kekayaan sejarah peradaban dan kebudayaan Indonesia yang terbentuk dari berbagai latar belakang.
“Kita berharap bahwa Nuzulul Quran di momentum hari ini menjadi jembatan harmoni peradaban di mana nilai-nilai Al Quran bisa menjadi perekat buat kita semua. Bisa menjadi nilai yang kita usung bersama sehingga kita terikat dalam satu kesadaran kolektif sebagai anak bangsa yang disatukan dalam semangat ukhuwah islamiah,” ujarnya.
Menurutnya, Al Quran memiliki nilai universal yang mampu menjembatani dialog antarperadaban. Karena itu, pada peringatan tahun ini Masjid Istiqlal juga menggandeng Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sebagai bentuk penguatan semangat keberagaman sekaligus menunjukkan bagaimana Islam di Indonesia berkembang melalui proses akulturasi budaya yang harmonis.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan inspiratif yang mewarnai acara, mulai dari dialog kebangsaan hingga pertunjukan seni budaya Live Sand Painting yang menggambarkan perjalanan sejarah Islam Tionghoa di Indonesia.
Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut juga diluncurkan program wakaf Al Quran iluminasi bernuansa budaya Tionghoa, yang menjadi simbol pertemuan antara nilai religius dan kekayaan budaya dalam perjalanan Islam di Nusantara.
Baca Juga: Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk kawasan pengembangan Pantai Indah Kapuk 2 yang berada di bawah naungan Agung Sedayu Group bersama Salim Group.
Kehadiran PIK2 sebagai salah satu sponsor menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat kebersamaan masyarakat selama Ramadan.
Tidak hanya sebagai sponsor, Agung Sedayu Group melalui Masjid Al-Ikhlas PIK juga berpartisipasi sebagai wakif dalam program wakaf Al Quran iluminasi tersebut.
Partisipasi ini diwakili oleh Restu Mahesa selaku Ketua Yayasan Masjid Al-Ikhlas PIK. Wakaf tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi umat serta memperluas syiar Al Quran di tengah masyarakat.
Peringatan ini juga dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat pesan kemanusiaan universal yang terkandung dalam ajaran Islam.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh Agung Sedayu Group dalam mendukung fasilitas di Masjid Istiqlal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak yang Tidak Waterproof, Mudah Dibersihkan dan Tak Menyumbat Pori
-
Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
-
Daftar 9 Prodi Paling Unik di Indonesia Berpeluang Kerja Tinggi dan Bergaji Besar
-
1 Mei Tak Cuma Hari Buruh, Tanggal Ini Juga Jadi Momen Bersejarah bagi Papua
-
Zahwa Massaid Sekarang Tinggal di Mana? Mesra Kondangan Bareng Jefri Nichol
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Bansos Apa yang Cair Mei 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya Pakai NIK KTP
-
4 Rekomendasi Parfum HMNS yang Cocok untuk Wanita, Wangi Tahan Lama
-
Siapa Saja yang Termasuk Buruh? Profesi Mentereng Pun Bisa Masuk