News / Nasional
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:30 WIB
Quraish Shihab membacakan doa untuk Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Baca 10 detik
  • Quraish Shihab memanjatkan doa spesifik untuk Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara saat peringatan Nuzulul Qur'an.
  • Doa tersebut terinspirasi dari doa Syekh Mutawalli Sya'rawi untuk Presiden Mesir mengenai kepemimpinan dan kesejahteraan rakyat.
  • Setelahnya, Quraish mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama memohon kedamaian (salam) kepada Allah SWT.

Suara.com - Quraish Shihab menyampaikan doa untuk Presiden Prabowo Subianto. Doa tersebut ia panjatkan sebelum menutup tausiah dalam peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta.

Quraish terlebih dahulu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk berbicara dan menyampaikan hal yang ia rasa perlu disadari bersama.

"Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden," kata Quraish mengawali doanya, Selasa (10/3/2026).

Quraish memanjatkan doa sebagaimana doa yang pernah dipanjatkan gurunya kepada Presiden Mesir.

"Pak, saya punya guru, Pak. Namanya Syekh Mutawalli Sya'rawi. Beliau pernah berdoa pada Presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat: 'Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan. Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan," tutur Quraish.

Quraish melanjutkan kalimat doa sebagaimana yang gurunya pernah sampaikan sebagai doa untuk Presiden Mesir.

"Baru beliau berkata, dan ini yang saya ingin doakan buat Bapak, katanya: 'Saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi. Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat, dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak," kata Quraish.

"Tapi kalau Bapak, kalau Yang Mulia katanya, menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak," sambung Quraish.

Quraish lantas mengajak hadirin yang hadir dalam peringatan Nuzulul Qur'an untuk memanjatkan doa secara bersama, doa singkat yang diajarkan Nabi dan dibaca setiap selesai ibadah salat.

Baca Juga: Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan Lengkap, Sambut Malam Lailatul Qadar

"Allahumma Antas Salam, wa minkas salam, wa ilaika ya'uddus salam, ahyina Rabbana bis salam, wa adkhilnal jannata daraka daras salam. Ya Allah, Engkaulah yang Maha Damai. Dari-Mu bersumber kedamaian. Kepada-Mu kembali kedamaian. Ya Allah, hidupkanlah kami dalam kedamaian dan masukkanlah kami kelak di surga-Mu, surga yang penuh dengan kedamaian. Wahai Tuhan penyandang kemuliaan dan keagungan.

Amin, amin, amin ya Rabbal Alamin," tutur Quraish, menutup doanya untuk presiden.

Tampak Quraish Shihab mengangkat kedua tangannya ke atas sembari memanjatkan doa. Terlihat Prabowo yang juga mengangkat tangan saat Quraish memanjatkan doa. Hal serupa diikuti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta menteri lain dan para hadirin.

Load More