Lifestyle / Komunitas
Senin, 16 Maret 2026 | 11:39 WIB
Ilustrasi THR untuk mertua. (envato)
Baca 10 detik
  • Jelang Lebaran, pembagian THR untuk keluarga termasuk mertua sering membuat PR tersendiri.
  • Sebaiknya saat bagi-bagi THR disesuaikan dengan kemampuan finansial serta kondisi keluarga.
  • Bukan berapa besar THR yang diberikan, tapi yang terpenting adalah niat berbagi dan menjaga silaturahmi.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya berlaku di dunia kerja. Di lingkungan keluarga, banyak orang juga menyisihkan sebagian THR untuk orang tua, saudara, hingga mertua sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Lalu, sebenarnya berapa THR yang ideal untuk mertua?

Tidak ada aturan baku mengenai jumlah THR untuk mertua. Besarnya biasanya disesuaikan dengan kemampuan finansial serta kondisi keluarga. Namun, sejumlah lembaga keuangan menyarankan agar pemberian THR tetap diatur dengan perencanaan yang matang agar tidak mengganggu keuangan setelah Lebaran.

Menilik laman resmi Bank Muamalat, salah satu cara mengatur THR adalah dengan membaginya ke beberapa pos kebutuhan. Biasanya THR dialokasikan untuk kebutuhan Lebaran, sedekah, tabungan, dan berbagi dengan keluarga.

Porsi THR bisa dibagi untuk beberapa kebutuhan agar pengeluaran tetap terkontrol dan tidak habis dalam sekali waktu, sehingga setelah Lebaran dompet dan rekening tetap masih terisi.

Jika menggunakan pendekatan tersebut, sebagian orang biasanya menyisihkan sekitar 10 hingga 30 persen dari THR untuk berbagi kepada keluarga besar, termasuk mertua. Misalnya, jika seseorang menerima THR sebesar Rp5 juta, maka sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta bisa dialokasikan untuk berbagai pemberian kepada orang tua atau mertua.

Penting untuk mengelola THR dengan bijak agar kondisi finansial tetap aman setelah hari raya. Dalam panduannya, Bank Mega Syariah menyarankan agar masyarakat terlebih dahulu memprioritaskan kebutuhan utama seperti zakat, tabungan, dan kebutuhan pokok sebelum membagikan THR kepada kerabat.

Bukan tanpa sebab, pengelolaan THR yang tepat dapat membantu menjaga stabilitas keuangan, sehingga pengeluaran selama Lebaran tetap terkendali.

Selain mempertimbangkan nominal, cara pemberian THR juga penting diperhatikan. THR untuk mertua biasanya diberikan dalam bentuk amplop sebagai simbol penghormatan. Tidak sedikit pula yang menambahkan bingkisan seperti makanan khas Lebaran atau kebutuhan rumah tangga sebagai pelengkap.

Hal lain yang perlu diingat adalah besaran THR bukan satu-satunya hal yang dinilai dalam keluarga. Sikap hormat, perhatian, dan kebersamaan saat Lebaran sering kali jauh lebih bermakna bagi orang tua maupun mertua.

Baca Juga: 6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!

Pada akhirnya, jumlah THR untuk mertua sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Tidak perlu memaksakan diri memberikan nominal besar jika hal tersebut justru membebani keuangan.

Bukan berapa besar THR yang diberikan, tapi yang terpenting adalah niat berbagi dan menjaga silaturahmi agar suasana Lebaran tetap hangat dan penuh kebahagiaan.

Load More