Lifestyle / Food & Travel
Senin, 16 Maret 2026 | 15:53 WIB
Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Restoran Jepang Hikiniku to Come membuka gerai internasional pertamanya di Pondok Indah Mall 5, Jakarta Selatan.
  • Restoran ini fokus menyajikan Hamburg Rice Set, dengan konsep memanggang wagyu langsung di depan pelanggan.
  • Konsep utama didasari prinsip Just Ground, Just Grilled, dan Just Cooked untuk daging dan nasi segar.

Suara.com - Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia.

Kehadiran restoran yang populer di Jepang ini menandai ekspansi internasional brand tersebut sekaligus memberikan pilihan kuliner baru bagi para pecinta makanan Jepang di Tanah Air.

Gerai pertama Hikiniku to Come di Indonesia berlokasi di Pondok Indah Mall 5, kawasan Jakarta Selatan.

Restoran ini hadir dengan konsep yang sama seperti di Jepang, yakni menyajikan hamburg steak wagyu yang dipanggang langsung di depan pelanggan sehingga memberikan pengalaman bersantap yang lebih personal dan interaktif.

Presiden Direktur Boga Group, Kusnadi Rahardja, mengungkapkan bahwa keputusan membawa brand ini ke Indonesia berawal dari rasa penasaran setelah mendengar rekomendasi dari sejumlah temannya.

“Awalnya saya mendapat rekomendasi dari beberapa teman. Mereka sangat terkesan dengan Fresh Wagyu Hamburg-nya yang juicy dan tasty,” ujar Kusnadi Rahardja kepada awak media.

Menurutnya, cerita dari para temannya membuat ia semakin penasaran. Banyak dari mereka menyebut bahwa hidangan nasi hamburg di restoran tersebut merupakan yang terbaik yang pernah mereka coba.

“Cerita dari teman-teman, ini adalah nasi hamburg terbaik yang mereka coba. Memenuhi rasa penasaran, saya khusus terbang ke Jepang untuk mencobanya secara langsung. Ternyata benar, Hikiniku to Come adalah hamburg terbaik yang pernah saya coba dan saya langsung bertekad untuk menghadirkannya di Indonesia,” lanjutnya.

Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia. [Istimewa]

Kusnadi menjelaskan bahwa restoran ini memiliki konsep yang cukup unik karena hanya menghadirkan satu menu utama, yakni Hamburg Rice Set. Meski terdengar sederhana, menurutnya konsep tersebut justru menjadi kekuatan utama dari restoran ini.

Baca Juga: 6 Fakta Restoran Baru Ahmad Dhani, Dilabeli Bintang Lima hingga Sejarah Bangunannya

“Menu dibuat simple, namun penuh komitmen. Bukan tentang banyak pilihan, tapi bagaimana menghadirkan satu pengalaman makan yang dieksekusi dengan sangat baik dan terasa benar-benar istimewa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keistimewaan menu tersebut terletak pada kombinasi rasa yang dihadirkan. Hamburg wagyu yang juicy dipadukan dengan nasi Jepang hangat, telur segar, serta berbagai saus khas Jepang yang kaya rasa umami.

“Aromanya, teksturnya, juiciness-nya yang menyatu dengan nasi hangat Jepang, telur segar dan saus-saus khas Jepang yang umami lezatnya, itulah yang saya cintai dari Hikiniku to Come. Dipanggang satu per satu di hadapan saya, setiap gigitan terasa hangat dan nikmat dari awal sampai akhir,” tuturnya.

Melalui kehadiran restoran ini, Kusnadi berharap masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta kuliner Jepang, dapat menikmati pengalaman bersantap yang berbeda. Ia juga berharap restoran ini dapat menjadi salah satu destinasi favorit bagi penggemar makanan Jepang.

“Sebagaimana saya sangat menyukainya, saya berharap penikmat kuliner di Indonesia juga akan jatuh cinta menikmati hamburg kami dan selalu akan kembali lagi. Tentunya saya berharap untuk dapat membuka lebih banyak Hikiniku to Come di lebih banyak kota di Indonesia,” jelasnya.

Awal Mula Hikiniku to Come Berdiri

Sementara itu, pendiri Hikiniku to Come, Shohei Yamamoto, menceritakan bagaimana restoran tersebut pertama kali didirikan.

Restoran Hikiniku to Come pertama kali berdiri di kawasan Kichijoji, Tokyo pada tahun 2020 dengan konsep “just made”, yakni menyajikan hidangan yang dimasak segar tepat sebelum disajikan kepada pelanggan.

“Saya suka hamburg, selalu suka. Tidak sama dengan hamburger, hamburg adalah ground beef steak yang populer di Jepang,” jelas Yamamoto.

Ia menjelaskan bahwa hamburg yang paling lezat adalah yang disantap segera setelah selesai dipanggang. Kualitas daging segar juga menjadi faktor penting dalam menghasilkan rasa yang maksimal.

“Hamburg terlezat adalah yang disantap langsung setelah dipanggang, yang dibuat dari ground beef berkualitas yang segar,” katanya.

Sebelum mendirikan restoran tersebut, Yamamoto mengaku sulit menemukan restoran yang menyajikan hamburg segar yang dimasak langsung di depan pelanggan.

“Sebelum Hikiniku to Come, saya tidak dapat menemukan freshly grilled hamburg di restoran. Saya hanya bisa menikmatinya di rumah. Jadi saya berpikir, orang-orang seharusnya dapat menikmati freshly grilled hamburg yang lezat di mana saja. Inilah awal mula Hikiniku to Come,” ujarnya.

Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia. [Istimewa]

Berdasarkan pemikiran tersebut, ia kemudian menciptakan konsep restoran yang menghadirkan pengalaman memasak dan menyantap hidangan secara langsung di tempat.

“Saya menciptakan restoran yang menghadirkan just made moments, untuk menyajikan rasa dan pengalaman hamburg terbaik. Misi kami adalah untuk berbagi cita rasa hamburg steak terbaik dan membawa kebahagiaan kepada orang-orang di seluruh dunia,” kata Yamamoto.

Dalam mengembangkan restoran ini, Yamamoto menegaskan bahwa terdapat beberapa prinsip utama yang menjadi fondasi konsep Hikiniku to Come.

Prinsip pertama adalah Just Ground. Dalam tahap ini, pihak restoran sangat selektif dalam memilih bahan baku daging wagyu yang digunakan.

“Kami dengan ketat memilih kualitas daging wagyu yang tender dan juicy, yang digiling secara fresh setiap pagi dalam suhu yang terkontrol. Kami ingin memastikan semua orang dapat menikmati flavor natural terbaik dari hamburg kami,” jelasnya.

Setelah bahan baku dipilih dengan cermat, prinsip berikutnya adalah Just Grilled. Konsep ini berkaitan dengan cara penyajian makanan yang dipanggang langsung di depan pengunjung.

Untuk mendukung konsep tersebut, area bersantap restoran dirancang seperti sebuah “grilling theatre”. Meja duduk pelanggan dibuat mengelilingi area panggangan sehingga setiap tamu dapat menyaksikan langsung proses memasak.

“Area bersantap kami desain dengan konsep grilling theatre, dengan seating counter mengelilingi area panggangan. Kami ingin setiap tamu dapat menyaksikan langsung hamburg segar dipanggang di atas arang di setiap meja, menikmati aroma panggangnya dan menyantapnya dalam keadaan hangat dari awal sampai akhir,” ungkap Yamamoto.

Selain daging, elemen lain yang tidak kalah penting adalah nasi. Dalam konsep Hikiniku to Come, nasi menjadi pasangan yang wajib untuk menyempurnakan kelezatan hamburg.

Untuk itu, restoran ini menggunakan konsep Just Cooked, yakni menyajikan nasi Jepang yang dimasak menggunakan teknik tradisional.

“Nasi pulen khas Jepang dimasak dalam Hagama Pot, teknik memasak nasi tradisional Jepang yang menghasilkan nasi pulen, hangat, dan wangi. Hal ini membuat rasa dan aroma hamburg semakin nikmat,” jelas Yamamoto.

Teknik memasak tersebut juga menghasilkan lapisan okoge, yakni kerak nasi tipis yang renyah di bagian dasar panci, yang memberikan tekstur tambahan pada hidangan.

“Proses memasak dalam Hagama Pot juga menghasilkan lapisan okoge, kerak nasi yang halus dan renyah, yang menambah kejutan bersantap yang menyenangkan,” katanya.

Yamamoto menambahkan bahwa nasi di restoran ini dimasak secara terus-menerus sepanjang hari agar pengunjung selalu mendapatkan nasi yang baru dimasak.

“Kami memasak nasi terus menerus secara kontinu, sehingga kapan pun Anda datang, Anda selalu menjumpai nasi pulen hangat yang masih mengepul,” pungkasnya.

Load More