Suara.com - Puasa di bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah ini bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat hubungan dengan Allah.
Karena sifatnya yang wajib, setiap Muslim yang meninggalkan puasa Ramadan memiliki tanggung jawab untuk menggantinya di waktu lain. Kewajiban ini tidak boleh diabaikan, karena puasa merupakan bagian dari rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting.
Namun dalam praktiknya, tidak semua orang dapat menjalankan puasa Ramadan secara penuh. Ada berbagai kondisi yang membuat seseorang diperbolehkan tidak berpuasa, seperti sakit, dalam perjalanan jauh, haid, atau kondisi lain yang dibenarkan oleh syariat.
Dalam situasi ini, Islam memberikan keringanan berupa puasa qadha, yaitu mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain di luar bulan Ramadan. Puasa qadha menjadi bentuk tanggung jawab yang harus segera ditunaikan ketika kondisi sudah memungkinkan.
Agar puasa qadha sah dan diterima, penting untuk memahami niat serta rukun yang menyertainya. Berikut ini adalah penjelasan soal puasa qadha.
Apa Itu Puasa Qadha
Puasa qadha adalah puasa pengganti yang dilakukan untuk mengganti hari-hari puasa Ramadan yang ditinggalkan. Jumlah hari yang harus diganti disesuaikan dengan jumlah puasa yang tidak dijalankan.
Puasa ini dilakukan di luar bulan Ramadan, biasanya sebelum datangnya Ramadan berikutnya. Menunda qadha tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan, karena merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan.
Siapa yang Wajib Melakukan Puasa Qadha
Baca Juga: Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat
Tidak semua orang perlu melakukan qadha. Berikut adalah beberapa kategori yang diwajibkan mengganti puasa:
- Orang sakit sementara
Jika seseorang sakit dan tidak mampu berpuasa, ia boleh menggantinya setelah sembuh.
- Musafir (orang dalam perjalanan jauh)
Perjalanan yang memenuhi syarat syariat memperbolehkan seseorang untuk tidak berpuasa dan menggantinya di lain waktu.
- Perempuan haid dan nifas
Wanita yang sedang haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa dan wajib menggantinya di hari lain.
- Kondisi lain yang dibenarkan syariat
Misalnya kondisi yang menyebabkan seseorang tidak mampu menjalankan puasa secara fisik, namun masih memungkinkan untuk menggantinya di kemudian hari.
Pentingnya Niat dalam Puasa Qadha
Berita Terkait
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat
-
Rekomendasi Menu Buka Puasa Khas Indonesia, Dari Gorengan hingga Soto Ayam Hangat
-
Ramadan Charity Event The Sultan Hotel & Residence Jakarta: Kebahagiaan dan Kebersamaan 100 Anak
-
15 Ide Tulisan Kartu Ucapan Idulfitri yang Puitis, Menyentuh Hati dan Penuh Makna
-
4 Cara Menghadapi Saudara yang Toxic Suka Membandingkan Nasib Saat Kumpul Keluarga
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Cushion Apa yang Cocok Buat Kulit Sawo Matang? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Lebaran
-
25 Ucapan Selamat Nyepi 2026 yang Penuh Makna dan Menyejukkan Hati
-
Spesifikasi Mematikan Rudal Sejjil Milik Iran, Namanya Terinspirasi dari Al Quran
-
20 Caption Idul Fitri 2026 Singkat Tapi Berkesan untuk Instagram dan TikTok
-
Hukum Meminta THR Lebaran dalam Islam, Boleh atau Tidak?
-
Cara Kirim THR Lebaran Via QRIS, Tidak Perlu Nomor Rekening atau Uang Baru
-
Cara Mengatur Uang THR Agar Tidak Habis untuk Mudik Saja
-
10 Titik Rawan Macet di Jogja saat Libur Lebaran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Persaingan Ketat UTBK-SNBT, Ini Cara Siswa Mengukur Kesiapan Lewat Tryout
-
15 Ide Tulisan Kartu Ucapan Idulfitri yang Puitis, Menyentuh Hati dan Penuh Makna