Suara.com - Lebaran umumnya menjadi momen yang penuh sukacita bagi keluarga. Namun terkadang, kehangatan saat kumpul keluarga itu menjadi tidak asik saat ada saudara toxic yang suka adu nasib.
Lantas bagaimana cara kita menghadapinya? Bisa disimak dalam salah satu artikel Terpopuler di kanal Lifestyle Suara.com berikut.
Di sisi lain, ada juga artikel yang membahas sejumlah topik seru untuk memeriahkan suasan kumpul saat Lebaran. Mari simak selengkapnya.
1. 4 Cara Menghadapi Saudara yang Toxic Suka Membandingkan Nasib Saat Kumpul Keluarga
Momen Lebaran selalu menjadi waktu spesial untuk silaturahmi dan kumpul keluarga besar. Rumah terbuka lebar, ketupat dan opor tersedia di meja, sanak saudara saling bermaafan.
Namun, di balik tawa dan pelukan, sering muncul satu saudara yang langsung bikin suasana berubah. Dia suka membandingkan nasib "Kamu sudah punya rumah sendiri belum? Gaji segitu kok masih numpang?" atau "Anakku sudah sekolah internasional, kamu gimana?".
2. Hukum Meminta THR Lebaran dalam Islam, Boleh atau Tidak?
Berbeda dengan Tunjangan Hari Raya (THR) dari kantor yang bersifat wajib, bagaimana hukum meminta THR pada saudara atau teman dekat dalam Islam? Sebab, “THR” pada Idul Fitri pada dasarnya adalah sebuah hadiah yang artinya tidak wajib bagi seseorang untuk memberikannya.
Baca Juga: Penyebab Mesin Mobil Overheat di Tol, Lengkap Cara Mengatasinya
Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa golongan yang diperbolehkan untuk meminta-minta, namun tetap dengan batasan dan syarat tertentu.
3. Sakit di Penghujung Ramadan, Benarkah Tanda Dosa Dihapus?
Sepuluh hari terakhir Ramadan selalu menjadi momen yang paling dinantikan oleh umat Islam. Pada fase inilah semangat ibadah biasanya meningkat tajam. Banyak muslim memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, bersedekah, hingga beritikaf demi meraih keberkahan Lailatul Qadar. Namun, bagaimana jika justru di masa penuh keutamaan ini seseorang mengalami sakit?
Pertanyaan ini kerap muncul di tengah masyarakat. Sebagian orang merasa sedih karena tidak dapat beribadah secara maksimal akibat kondisi fisik yang menurun. Tubuh terasa lemas, terserang flu, demam, atau penyakit lainnya. Meski demikian, dalam ajaran Islam, sakit tidak selalu dimaknai sebagai hal buruk. Bahkan, banyak ulama menjelaskan bahwa sakit di penghujung Ramadan bisa menjadi bentuk rahmat dari Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026