Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 20 Maret 2026 | 06:41 WIB
Ramadan Lebih Nyaman dengan Akses Air Minum Bersih dan Halal di Ruang Publik (Dok. Coway)
Baca 10 detik
  • Penelitian menunjukkan asupan cairan saat Ramadan sering di bawah rekomendasi, berpotensi menyebabkan dehidrasi dan penurunan energi.
  • Coway menyediakan lebih dari 50 Water Station di ruang publik seperti masjid, stasiun, dan bandara untuk memudahkan akses air minum bersih.
  • Coway juga mendapatkan predikat pemurni air halal pertama dari Korea, mendukung kebutuhan hidrasi yang bersih dan sesuai syariat selama Ramadan.

Suara.com - Bulan Ramadan selalu identik dengan perubahan ritme hidup. Waktu makan bergeser, pola tidur menyesuaikan, dan aktivitas tetap berjalan seperti biasa, bahkan sering kali meningkat, terutama menjelang mudik Lebaran. 

Di tengah dinamika ini, ada satu hal yang kerap terabaikan: kebutuhan cairan tubuh. Padahal, tubuh tetap kehilangan cairan selama berpuasa. Proses bernapas, berkeringat, hingga metabolisme tetap berlangsung sepanjang hari.

Tanpa asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan yang berdampak pada energi, konsentrasi, hingga daya tahan selama beraktivitas.

Sebuah penelitian dalam jurnal ilmiah Frontiers in Nutrition bahkan menunjukkan bahwa asupan cairan selama Ramadan sering kali berada di bawah rekomendasi kebutuhan harian. 

Kondisi ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi atau yang akan melakukan perjalanan jauh saat mudik.

Di sinilah pentingnya kesadaran untuk menjaga hidrasi. Bukan hanya sekadar minum, tetapi memastikan akses terhadap air minum yang bersih, aman, dan mudah dijangkau.

“Bulan Ramadan dan musim mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, di mana mobilitas meningkat dan kebutuhan akan akses air minum yang bersih menjadi semakin relevan,” ujar Tony Cho, President Director Coway Indonesia.

Menjawab kebutuhan tersebut, Coway menghadirkan solusi nyata melalui lebih dari 50 Coway Water Station yang tersebar di berbagai ruang publik. Mulai dari masjid hingga titik transportasi seperti stasiun dan bandara, fasilitas ini memudahkan masyarakat untuk tetap terhidrasi di mana pun mereka berada.

Kehadiran Coway Water Station tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi juga bagian dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan akses air minum yang layak. 

Baca Juga: 5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?

Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-6 tentang akses air bersih dan sanitasi yang layak untuk semua.

Yang menarik, komitmen Coway juga tercermin melalui pencapaiannya sebagai The First Halal Water Purifier from Korea. Hal ini menjadi nilai tambah penting, terutama bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. 

Label halal bukan hanya tentang bahan, tetapi juga mencerminkan proses, kebersihan, dan standar kualitas yang terjamin.

Dalam konteks Ramadan, kehalalan produk yang berkaitan dengan konsumsi menjadi semakin relevan. Air yang diminum untuk berbuka dan sahur bukan sekadar pelepas dahaga, tetapi juga bagian dari ibadah. 

Oleh karena itu, memastikan sumber air yang digunakan berasal dari sistem yang terjamin kebersihan dan kehalalannya menjadi hal yang penting.

“Melalui penyediaan Coway Water Station di berbagai lokasi publik, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses air minum dengan lebih mudah sekaligus terus memperluas ketersediaan air minum bersih di ruang publik sebagai bagian dari komitmen Coway dalam mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tambah Tony Cho.

Load More