Suara.com - Minal aidin wal faidzin adalah salah satu ucapan yang paling sering dilontarkan saat momen Idulfitri atau lebaran. Namun, kapan sebenarnya waktu yang terbaik untuk mengucapkan minal aidin wal faizin?
Ucapan tersebut kerap dikatakan secara langsung,maupun melalui pesan singkat kepada keluarga, teman, maupun rekan kerja. Oleh karena itu, penting untuk tahu kapan waktu yang tepat mengucapkannya.
Makna minal aidin wal faizin dan waktu terbaik mengucapkannya
Sebelum membahas tentang waktunya. Pastikan Anda tahu apa itu arti minal aidin wal faizin yang sampai saat ini masih banyak yang mengira bahwa kalimat ini adalah bahasa Arab dari M"mohon maaf lahir dan batin", meski kenyataannya tak sederhana itu.
Mengutip NU Online, kalimat tersebut sebenarnya merupakan penggalan dari doa:
جَعَلَنَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ
Ja’alanallahu minal aidin wal faizin, yang berarti "Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali (kepada fitrah) dan orang-orang yang menang (melawan hawa nafsu)".
Jadi, "Minal Aidin Wal Faizin" merupakan doa dan harapan positif, bukan pernyataan meminta maaf.
Dari segi makna, kalimat مِنَ الْعَائِدِيْنِ وَالْفَائِزِيْنَ (Minal Aidin wal Faizin) memiliki arti "Selamat berhari raya, dan semoga termasuk orang yang mendapatkan kemenangan."
Baca Juga: Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Karena itulah, ungkapan ini diartikan mengandung doa agar seseorang memperoleh pahala, ampunan, serta kemuliaan, yang pada akhirnya menjadikannya sebagai orang yang menang dalam arti spiritual.
Secara umum, dalam tradisi dan etika sosial, waktu yang paling tepat untuk menyampaikan ucapan Idul Fitri adalah ketika hari raya telah tiba. Anda sudah bisa mulai mengucapkannya sejak matahari terbenam di akhir bulan Ramadan atau saat malam takbiran, hingga beberapa hari setelahnya selama suasana Lebaran masih berlangsung.
Di sisi lain, jika melihat kebiasaan para sahabat Nabi SAW, mereka justru saling memberi ucapan selamat setelah menunaikan salat Idulfitri. Momen tersebut dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus bentuk perayaan atas keberhasilan menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan.
Contoh ucapan saat Lebaran sesuai sunnah
Meski umum diucapkan, nyatanya minal aidin wal faizin bukan termasuk sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW maupun para sahabat seperti berikut
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run
-
Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi
-
Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?
-
BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera
-
Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok
-
Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?
-
5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk
-
Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam