Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:30 WIB
Ilustrasi bertamu saat Lebaran. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Penting mengabari tuan rumah sebelum berkunjung dan memilih waktu yang tepat, menghindari jam istirahat atau malam hari.
  • Durasi kunjungan ideal sekitar 30 hingga 60 menit dan tamu harus menjaga sikap serta tidak memasuki area privat.
  • Tamu disarankan fokus berinteraksi, menghindari pertanyaan sensitif, serta bijak menggunakan gawai selama silaturahmi berlangsung.

4. Jaga Sikap dan Batas Privasi

Saat berada di rumah orang lain, kendalikan rasa ingin tahu Anda. Beberapa hal yang harus dihindari antara lain:

Jangan Memasuki Kamar Tidur: Kecuali jika dipersilakan atau untuk keperluan darurat seperti salat atau mengganti popok bayi.

Jangan Sembarang Membuka Kulkas: Meski Anda sudah merasa seperti keluarga sendiri, tetaplah meminta izin sebelum mengambil sesuatu di dapur atau kulkas.

Awasi Anak-Anak: Jika Anda membawa anak kecil, pastikan mereka tidak berlarian di dalam rumah, memindahkan pajangan, atau menumpahkan makanan. Tanggung jawab kebersihan dan perilaku anak sepenuhnya ada pada orang tua.

5. Hindari Pertanyaan Sensitif yang Merusak Suasana

Lebaran adalah momen kegembiraan, jangan rusak suasana dengan pertanyaan-pertanyaan "interogatif" yang bisa menyinggung perasaan. Hindari topik seperti:

"Kapan nikah?"

"Kapan punya anak/tambah anak?"

Baca Juga: Lebaran Makin Harum! 5 Parfum Floral Tahan Lama di Bawah Rp100 Ribu

"Kerja di mana sekarang? Gajinya berapa?"

"Kok kurusan/gemukan?"

Gantilah dengan topik yang lebih ringan dan positif, seperti menanyakan kabar kesehatan, hobi baru, atau berbagi kenangan indah di masa lalu.

6. Etika saat Menikmati Hidangan

Tuan rumah biasanya telah menyiapkan hidangan terbaik. Hargailah dengan mencicipi apa yang disajikan. Jika Anda memiliki pantangan makanan, sampaikan dengan sopan tanpa harus mencela rasa makanan tersebut.

Gunakan peralatan makan dengan tenang, jangan mengambil porsi berlebihan jika masih banyak tamu lain, dan pastikan remah-remah kue tidak berserakan di lantai atau sofa.

Jika Anda menggunakan tisu, jangan tinggalkan tisu kotor di atas meja atau di dalam piring; buanglah di tempat sampah.

7. Bijak dalam Menggunakan Gadget

Salah satu "penyakit" silaturahmi modern adalah asyik dengan ponsel masing-masing. Saat bertamu, simpan ponsel Anda di tas atau saku.

Fokuslah pada orang yang ada di depan Anda. Menggulir media sosial saat orang lain sedang berbicara adalah bentuk ketidakhormatan yang nyata terhadap tuan rumah.

8. Berpamitan dengan Sopan

Saat hendak pulang, sampaikan terima kasih atas jamuan dan waktu yang diberikan. Ucapkan kembali doa-doa baik untuk keluarga tuan rumah. Jika Anda membawa bingkiah atau hampers, Anda bisa memberikannya di awal atau di akhir kunjungan dengan rendah hati.

Inti dari silaturahmi adalah mendekatkan yang jauh dan mengeratkan yang dekat. Dengan menerapkan etika bertamu yang baik, Anda tidak hanya menjaga kehormatan diri sendiri, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi tuan rumah.

Mari jadikan Lebaran tahun ini sebagai momen untuk menunjukkan adab terbaik kita sebagai tamu. Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin!

Load More