- Boleh dilakukan langsung setelah Lebaran
- Boleh dilakukan tidak berurutan
- Boleh diselesaikan kapan saja selama bulan Syawal
Artinya, seseorang bisa saja berpuasa dua hari, kemudian jeda beberapa hari, lalu melanjutkan hingga genap enam hari.
Hal ini memberikan kemudahan bagi umat Muslim yang mungkin masih memiliki aktivitas keluarga setelah Lebaran, seperti silaturahmi atau perjalanan mudik.
Mana yang Lebih Baik: Berurutan atau Terpisah?
Para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini, tetapi secara umum ada dua pandangan:
1. Berurutan Lebih Utama
Sebagian ulama berpendapat bahwa menjalankan puasa Syawal berturut-turut setelah Idulfitri lebih utama karena menunjukkan semangat dalam melanjutkan ibadah setelah Ramadan.
2. Boleh Terpisah
Pendapat lain menyatakan bahwa yang terpenting adalah menyelesaikan enam hari puasa dalam bulan Syawal, meskipun tidak dilakukan secara berurutan. Kedua cara tersebut tetap sah dan bernilai ibadah.
Bagaimana Jika Masih Memiliki Utang Puasa Ramadan?
Pertanyaan lain yang sering muncul adalah mana yang harus didahulukan, puasa qadha atau puasa Syawal?
Mayoritas ulama menyarankan agar meng-qadha puasa Ramadan terlebih dahulu, kemudian baru menjalankan puasa Syawal. Hal ini karena puasa Ramadan merupakan kewajiban.
Baca Juga: Tunaikan Zakat Fitrahmu, Dapatkan Manfaat Besar yang Belum Tentu Diperoleh Tahun Depan
Namun ada juga pendapat yang memperbolehkan menjalankan puasa Syawal terlebih dahulu, terutama jika dikhawatirkan tidak sempat melakukannya sebelum bulan Syawal berakhir.
Agar lebih aman, banyak orang memilih menggabungkan strategi berikut:
- Menyelesaikan utang puasa Ramadan lebih dulu
- Kemudian melanjutkan dengan puasa Syawal
Dengan begitu, ibadah yang dilakukan tetap tertib dan maksimal.
Contoh Jadwal Puasa Syawal 2026
Jika Idulfitri jatuh pada 21 Maret 2026, maka puasa Syawal dapat dimulai pada 22 Maret 2026.
Berikut contoh jadwal jika dilakukan berurutan:
- 22 Maret 2026
- 23 Maret 2026
- 24 Maret 2026
- 25 Maret 2026
- 26 Maret 2026
- 27 Maret 2026
Namun jika tidak berurutan, Anda bisa memilih hari lain selama masih berada di bulan Syawal, bahkan hingga pertengahan April.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya
-
Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026
-
Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya
-
Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota
-
Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah
-
Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya
-
Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam
-
11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional
-
Cara Menghilangkan Noda Kuah Opor di Baju Lebaran Putih, Cepat dan Praktis Pakai Bahan Dapur