- Mendag Busan sebut harga cabai rawit & telur naik jelang Lebaran 1447 H karena permintaan tinggi.
- Pemerintah pantau harga pangan di 550 pasar via SP2KP demi stabilitas jelang Idulfitri.
- Mendag jamin stok pangan aman dan harga banyak yang di bawah HET meski ada kenaikan wajar.
Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, mengakui adanya tren kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kenaikan paling mencolok terpantau pada komoditas cabai rawit dan telur ayam.
Hal tersebut diungkapkan Busan usai meninjau langsung stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Menurutnya, fenomena ini merupakan imbas dari melonjaknya permintaan masyarakat di tengah momentum bulan suci Ramadan menuju Lebaran.
"Cabai rawit tadi ada yang naik sedikit. Telur juga naik sedikit ya. Tapi tidak terlalu tinggi, relatif menurut kami karena permintaan juga semakin meningkat," ujar Busan di lokasi.
Meski dua komoditas tersebut merangkak naik, Busan menekankan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. Ia juga menyebutkan bahwa banyak komoditas pangan lainnya yang justru dibanderol di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Banyak juga yang di bawah HET, seperti bawang merah dan cabai merah keriting. Yang agak naik sedikit hanya cabai rawit," tuturnya menambahkan.
Guna memastikan masyarakat tidak terbebani, Busan menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memelototi pergerakan harga secara real-time melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Data yang masuk setiap hari berasal dari 550 titik pasar yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Langkah ini diambil agar pemerintah bisa segera melakukan intervensi jika terjadi anomali harga yang tidak wajar.
"Pengecekan harga itu dilakukan setiap hari melalui SP2KP. Kita awasi 550 titik pasar untuk mengikuti perkembangan harganya," jelas Busan.
Selain pemantauan digital, Kemendag juga rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan barang di lapangan. Busan mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena pemerintah menjamin stok pangan nasional dalam kondisi mencukupi.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! 4 Warna Lantai Trendi Ini Bikin Rumah Auto Mewah Sambut Lebaran 2026
"Tujuannya memastikan ketersediaan cukup dan harga stabil. Kita akan terus lakukan pantauan sampai Lebaran, bahkan setelahnya, agar pasokan tetap terjamin bagi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Pola Konsumsi Berubah, Banyak Toko Kini Buka Sampai Larut Malam
-
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Pegadaian Stabil, Cek Update Terkini
-
Sambut Mudik Lebaran, PKSS Kerahkan 10.000 Personel Amankan Sektor Vital
-
IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See
-
Kompilasi Purbaya Serang Balik Ekonom di Hadapan Prabowo: Bantah Resesi hingga Rupiah Hancur
-
Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik
-
Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS
-
Trump Ngambek: Minta Bantuan China, Jepang dan NATO di Selat Hormuz
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini