- Asam urat meningkat pasca Lebaran akibat tingginya asupan makanan tinggi purin yang memberatkan fungsi ginjal.
- Buah seperti ceri, sitrus, pisang, dan apel direkomendasikan karena sifat anti-inflamasi dan kemampuannya menetralkan asam urat.
- Efek optimal buah penurun asam urat memerlukan dukungan hidrasi cukup dan menghindari penambahan gula pada olahan buah.
Pisang adalah pilihan praktis untuk penderita asam urat. Buah ini mengandung kalium (potasium) yang sangat tinggi.
Kalium berperan penting dalam membantu mengubah kristal asam urat yang mengeras di sendi menjadi bentuk cair sehingga lebih mudah dikeluarkan oleh ginjal.
Selain itu, pisang sangat rendah purin, sehingga aman dikonsumsi setiap hari sebagai pengganti camilan manis.
4. Apel
"An apple a day keeps the doctor away" bukan sekadar pepatah. Apel mengandung asam malat yang berfungsi menetralkan asam urat dalam aliran darah.
Mengonsumsi apel setelah makan besar saat Lebaran dapat membantu meringankan beban kerja ginjal dan mengurangi risiko pembentukan kristal asam urat yang menyakitkan.
5. Blewah dan Melon
Hidrasi adalah kunci utama menurunkan asam urat. Blewah dan melon memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan bersifat basa.
Mengonsumsi buah yang menghidrasi membantu mengencerkan konsentrasi asam urat dalam darah dan mendorong frekuensi buang air kecil, yang secara otomatis mempercepat pembuangan zat sisa purin dari tubuh.
Baca Juga: 5 Parfum Aroma Buah untuk Bukber, Wanginya Segar dan Gak Menyengat
6. Alpukat
Alpukat mengandung lemak sehat dan vitamin E yang bersifat anti-peradangan. Bagi Anda yang mengalami bengkak pada sendi akibat asam urat, alpukat dapat membantu meredakan rasa nyeri tersebut dari dalam.
Tips Tambahan
Membeli buah-buahan di atas adalah langkah awal yang baik, namun untuk hasil maksimal setelah Lebaran, perhatikan tips berikut:
Perbanyak Air Putih: Buah bekerja lebih baik jika didukung dengan hidrasi yang cukup (minimal 2-3 liter sehari).
Hindari Gula Tambahan: Saat membuat jus buah, hindari menambahkan gula pasir atau kental manis, karena fruktosa berlebih justru dapat memicu kenaikan asam urat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
-
Meniatkan Kurban Satu Ekor Kambing untuk Satu Keluarga, Bolehkah?
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya