Lifestyle / Komunitas
Minggu, 22 Maret 2026 | 13:21 WIB
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok (X)

Suara.com - Video pawai takbiran bertema "Azab Korupsi MBG" di Lombok sedang viral di media sosial karena menyindir dugaan penyelewengan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pawai kreatif.

Aksi ini terjadi dalam rangkaian Pawai Semarak Takbir Idulfitri 1447 Hijriah (Maret 2026) yang digelar di berbagai titik di Lombok, termasuk wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Video tersebut banyak dibagikan oleh akun komunitas seperti Info Lombok dengan komentar warga yang menyebutnya sebagai bentuk kreativitas sekaligus pengingat bagi pejabat publik.

Peserta pawai menampilkan replika keranda atau atribut "siksa kubur" yang ditujukan khusus bagi para koruptor dana MBG.

Hal ini dianggap menarik dan viral lantaran kombinasi antara tradisi religius dengan kritik sosial yang sangat tajam.

Penggunaan properti seperti "malaikat penyiksa" dan visualisasi siksa kubur yang dramatis namun dibalut dengan nuansa budaya Lombok (seperti iringan musik beleq atau tabuhan rebana) menciptakan kontras yang unik.

Peserta tidak hanya membawa lampion biasa, tapi mengusung replika keranda dan pocong yang dilengkapi tulisan "Azab Koruptor Dana MBG (Makan Bergizi Gratis)". Hal ini menyentuh isu yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.

Pawai takbiran yang biasanya fokus pada puji-pujian religius berubah menjadi panggung aspirasi publik.

Warga menggunakan momen ini untuk mengingatkan pejabat agar tidak main-main dengan anggaran program makan gratis tersebut.

Baca Juga: Heboh Kafe Tagih Biaya Lebaran ke Pelanggan, Ini Klarifikasinya

Video ini viral karena mewakili kekhawatiran kolektif masyarakat bahwa program bantuan sosial yang besar sangat rawan dikorupsi, sehingga "doa buruk" dalam bentuk teatrikal tersebut dianggap sebagai peringatan moral yang keras.

Tanggapan Netizen

"Para koruptor tidak ada lagi di pikiran mereka yg namanya azab? Karma? Tabur tui di otak mereka cuma ada satu bagaimana bisa hidup mewah dan mencari uang banyak dan mereka sudah membuang jauh apa itu haram," ujar pemilik akun @Ed***.

"Semoga kritik kayak gini bisa jadi bahan evaluasi biar programnya lebih transparan dan tepat sasaran, itu baru namanya Kerja Nyata," tulis pemilik akun @ra***.

"Cerdas, kalau mau dibredel parcok, tinggal tanya, "lho, ini kan untuk yang korupsi SPPG, Anda korupsi ya berarti?"," ujar pemilik akun @ro***.

Kontributor : Rizky Melinda

Load More