Suara.com - Video pawai takbiran bertema "Azab Korupsi MBG" di Lombok sedang viral di media sosial karena menyindir dugaan penyelewengan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pawai kreatif.
Aksi ini terjadi dalam rangkaian Pawai Semarak Takbir Idulfitri 1447 Hijriah (Maret 2026) yang digelar di berbagai titik di Lombok, termasuk wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Video tersebut banyak dibagikan oleh akun komunitas seperti Info Lombok dengan komentar warga yang menyebutnya sebagai bentuk kreativitas sekaligus pengingat bagi pejabat publik.
Peserta pawai menampilkan replika keranda atau atribut "siksa kubur" yang ditujukan khusus bagi para koruptor dana MBG.
Hal ini dianggap menarik dan viral lantaran kombinasi antara tradisi religius dengan kritik sosial yang sangat tajam.
Penggunaan properti seperti "malaikat penyiksa" dan visualisasi siksa kubur yang dramatis namun dibalut dengan nuansa budaya Lombok (seperti iringan musik beleq atau tabuhan rebana) menciptakan kontras yang unik.
Peserta tidak hanya membawa lampion biasa, tapi mengusung replika keranda dan pocong yang dilengkapi tulisan "Azab Koruptor Dana MBG (Makan Bergizi Gratis)". Hal ini menyentuh isu yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.
Pawai takbiran yang biasanya fokus pada puji-pujian religius berubah menjadi panggung aspirasi publik.
Warga menggunakan momen ini untuk mengingatkan pejabat agar tidak main-main dengan anggaran program makan gratis tersebut.
Baca Juga: Heboh Kafe Tagih Biaya Lebaran ke Pelanggan, Ini Klarifikasinya
Video ini viral karena mewakili kekhawatiran kolektif masyarakat bahwa program bantuan sosial yang besar sangat rawan dikorupsi, sehingga "doa buruk" dalam bentuk teatrikal tersebut dianggap sebagai peringatan moral yang keras.
Tanggapan Netizen
"Para koruptor tidak ada lagi di pikiran mereka yg namanya azab? Karma? Tabur tui di otak mereka cuma ada satu bagaimana bisa hidup mewah dan mencari uang banyak dan mereka sudah membuang jauh apa itu haram," ujar pemilik akun @Ed***.
"Semoga kritik kayak gini bisa jadi bahan evaluasi biar programnya lebih transparan dan tepat sasaran, itu baru namanya Kerja Nyata," tulis pemilik akun @ra***.
"Cerdas, kalau mau dibredel parcok, tinggal tanya, "lho, ini kan untuk yang korupsi SPPG, Anda korupsi ya berarti?"," ujar pemilik akun @ro***.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan