Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Maret 2026 | 14:35 WIB
Bursa Saham Libur Sampai Kapan? (freepik)

Suara.com - Pada tahun 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan libur yang cukup panjang karena bertepatan dengan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri.

Kondisi ini membuat perdagangan saham berhenti sementara, sehingga pra investor perlu menyesuaikan langkah sejak awal. Lantas, bursa saham libur sampai kapan?

Simak jadwal lengkapnya berikut ini agar Anda tidak ketinggalan momentum saat pasar kembali aktif setelah libur pamjang.

Jadwal Libur Bursa Saham Maret 2026

BEI Efek Indonesia menetapkan beberapa hari libur sepanjang Maret 2026. Libur ini mencakup cuti bersama dan hari besar keagamaan, sehingga aktivitas perdagangan saham dihentikan sepenuhnya. Berikut rinciannya:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
  • Sabtu-Minggu, 21–22 Maret 2026: Akhir pekan (Idul Fitri)
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri

Selama periode tersebut, seluruh kegiatan di bursa dihentikan, mulai dari transaksi jual beli saham hingga proses penyelesaian transaksi (settlement).

Setelah masa libur panjang ini berakhir, bursa saham kembali dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026. Hari tersebut menjadi awal dimulainya kembali aktivitas perdagangan setelah jeda Lebaran.

Jam Perdagangan BEI Setelah Libur

Saat bursa kembali beroperasi, jam perdagangan berjalan normal seperti hari biasa. Tidak ada perubahan jadwal, sehingga investor bisa kembali bertransaksi sesuai waktu standar yang telah ditetapkan, yaitu:

Senin - Kamis:

  • Sesi I: 09.00 – 12.00 WIB
  • Sesi II: 13.30 – 15.49 WIB

Jumat:

Baca Juga: Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

  • Sesi I: 09.00 – 11.30 WIB
  • Sesi II: 14.00 – 15.49 WIB

Tips Menghadapi Pembukaan Bursa

Agar lebih siap saat bursa kembali dibuka setelah libur panjang, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Evaluasi portofolio sebelum market buka

Gunakan waktu libur untuk meninjau kembali saham yang Anda miliki. Perhatikan kinerja, fundamental perusahaan, serta potensi pergerakan ke depan agar bisa menentukan apakah perlu menahan, menambah, atau menjual aset.

2. Pantau perkembangan ekonomi dan sentimen global

Selama bursa tutup, berbagai peristiwa ekonomi global tetap berjalan. Perubahan suku bunga, harga komoditas, atau kondisi geopolitik bisa memengaruhi pasar saat dibuka kembali.

3. Siapkan strategi trading yang jelas

Load More