- Taman Margasatwa Ragunan dipadati puluhan ribu wisatawan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin (23/3/2026).
- Pengelola memproyeksikan puncak kunjungan terjadi pada H+2 dan H+3 Lebaran, dengan total kunjungan diprediksi 400.000 orang.
- Manajemen mengerahkan 250 petugas kebersihan dan 160 personel Satpol PP untuk menjaga ketertiban dan kebersihan.
Suara.com - Taman Margasatwa Ragunan masih dipadati puluhan ribu wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur Idulfitri 1447 Hijriah pada Senin (23/3/2026).
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, memantau adanya peningkatan jumlah pengunjung sejak pintu masuk mulai dioperasikan.
"Mulai pagi kami sudah buka jam 6 ya, tapi mulai kelihatan agak ramai itu mulai jam 9, jam 10, dan seterusnya," katanya saat dikonfirmasi.
Berdasarkan data hingga Senin pagi, tercatat sebanyak 15.700 pengunjung telah memasuki area konservasi satwa tersebut.
Pihak pengelola memproyeksikan bahwa puncak kunjungan wisata akan terjadi pada momen H+2 dan H+3 Lebaran.
Antusiasme masyarakat pun sudah terlihat sejak Minggu (22/3/2026), dengan jumlah kunjungan menembus angka lebih dari 72 ribu orang.
Wahyudi mengalkulasi total kunjungan hingga akhir periode libur Lebaran pada 29 Maret 2026 mendatang bisa mencapai angka 400.000 orang.
Demi menjamin kenyamanan pengunjung, manajemen telah menyiagakan sekitar 250 petugas kebersihan di berbagai titik strategis.
"Setiap saat, apabila terjadi banyaknya penumpukan di titik-titik lokasi, minimal mereka akan membersihkan lima kali dalam satu hari," kata Wahyudi lagi.
Baca Juga: Rahasia Kaki Bebas Pegal Saat Libur Lebaran: Intip Kolaborasi Ikonik Melissa x Scholl Terbaru
Selain aspek kebersihan, pengelolaan parkir juga menjadi fokus utama dengan menyediakan 30 titik lokasi kendaraan.
Kapasitas parkir yang tersedia mampu menampung 5.600 unit kendaraan roda empat serta 20.000 unit kendaraan roda dua.
Guna menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan pun turut menerjunkan 160 personel.
Ratusan personel disebar ke berbagai titik yang memiliki potensi kerumunan massa paling tinggi di kawasan wisata, termasuk Taman Margasatwa Ragunan.
Berita Terkait
-
Rahasia Kaki Bebas Pegal Saat Libur Lebaran: Intip Kolaborasi Ikonik Melissa x Scholl Terbaru
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran
-
Kejutan Lebaran dari KAI, Naik LRT Jabodebek Hanya Rp1
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara