Suara.com - Setelah Ramadan berakhir, banyak orang ingin tetap menjaga kebiasaan baik dengan melanjutkan puasa sunnah di bulan Syawal. Di sisi lain, puasa Senin dan Kamis juga sudah menjadi rutinitas bagi sebagian umat Islam. Lantas, bolehkah puasa Syawal digabung dengan puasa Senin Kamis?
Jika sudah terbiasa berpuasa Senin Kamis, menggabungkannya dengan puasa Syawal tentu terasa lebih praktis dan efisien, tapi apakah hal tersebut dibenarkan dalam Islam dan tetap mendapatkan pahala dari keduanya?
Berikut ini penjelasan lengkap terkait apakah Islam memperbolehkan umat muslim menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis.
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis?
Mengutip dari laman resmi Baznas, menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis diperbolehkan karena keduanya merupakan ibadah sunnah. Selama niat dilakukan dengan jelas dan ikhlas, maka puasa tersebut sah dan tetap bernilai ibadah.
Para ulama menjelaskan bahwa satu amalan bisa mencakup beberapa niat sekaligus, selama tidak bertentangan dengan aturan syariat. Dalam hal ini, seseorang bisa berniat menjalankan puasa Syawal sekaligus puasa Senin atau Kamis dalam satu hari.
Namun, agar lebih aman, sebagian ulama menyarankan untuk menjadikan salah satu sebagai niat utama, misalnya puasa Syawal, sementara puasa Senin Kamis menjadi pelengkap. Meski demikian, keduanya tetap sah jika digabungkan.
Keutamaan Puasa Syawal
Berikut beberapa keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal yang sayang untuk dilewatkan:
1. Pahala seperti puasa satu tahun
Baca Juga: Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
Puasa Syawal memiliki keutamaan luar biasa, yaitu pahala yang setara dengan puasa selama satu tahun penuh. Hal ini karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.
2. Menyempurnakan ibadah Ramadan
Puasa ini menjadi pelengkap dari puasa Ramadan. Jika ada kekurangan selama Ramadan, puasa Syawal bisa membantu menyempurnakannya.
3. Tanda amal diterima
Salah satu tanda ibadah Ramadan diterima adalah munculnya keinginan untuk terus beribadah setelahnya. Puasa Syawal bisa menjadi tanda baik tersebut.
4. Melatih konsistensi ibadah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman