Suara.com - Gas elpiji merupakan salah satu kebutuhan yang bisa dibilang wajib dan harus dipenuhi dalam kehidupan rumah tangga.
Bagaimana tidak, hal itu karena saat ini sudah banyak rumah tangga yang memakai kompor gas untuk memasak. Anehnya, tidak jarang gas elpiji di dapur terasa lebih cepat habis padahal belum lama diganti.
Ternyata masalah itu bisa disebab oleh beragam hal termasuk kebersihan kompor yang kurang diperhatikan.
Boros dalam pemakaian gas elpiji bahayanya bisa membuat pengeluaran bulanan membengkak. Karenanya, penting untuk mengetahui penyebab gas elpiji cepat habis agar kita bisa mencegahnya.
Berikut beberapa hal sepele yang bisa membuat gas elpiji jadi cepat habis.
1. Terlalu Sering Menghidupkan dan Mematikan Kompor
Saat memasak sehari-hari, biasanya kegiatan menghidupkan dan mematikan kompor merupakan hal yang terbilang wajar. Aktivitas itu umumnya dilakukan ketika kita ingin memasak bahan makanan di dapur.
Namun ada hal yang perlu perhatikan, mematikan dan menghidupkan kompor terlalu sering bisa menyebabkan gas elpiji dalam tabung cepat habis.
Solusi yang bisa dilakukan adalah menyiapkan semua bahan masakan terlebih dahulu, baru menghidupkan kompor ketika ingin mulai proses memasak.
Baca Juga: IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
2. Kebocoran pada Selang dan Regulator
Gas elpiji yang dirasa cepat habis juga bisa disebabkan oleh kondisi selang dan regulator yang digunakan.
Dua bagian ini berfungsi untuk menyalurkan gas dari tabung ke kompor hingga dikeluarkan melalui burner.
Tidak hanya berbahaya, selang yang bocor bisa menyebabkan gas elpiji cepat habis. Bocornya gas juga bisa terjadi pada regulator yang tidak terpasang dengan benar.
Kita harus memeriksa secara berkala kedua benda ini dalam keadaan terpasang rapi, benar dan tepat. Untuk memeriksanya, coba cium apakah ada aroma gas yang menyengat ketika kompor dinyalakan.
Hati-hati ketika melakukan pemeriksaan, hindari mendekatkan anggota tubuh terutama muka dengan sumber api yang menyala. Jika ada tanda-tanda yang kurang baik, segera ganti bagian yang sekiranya bisa menyebabkan kebocoran gas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun
-
5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM