Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:12 WIB
Pekerja pengantaran gas menata elpiji 3 kilogram ke truk pengangkutan di DIY. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

Suara.com - Gas elpiji merupakan salah satu kebutuhan yang bisa dibilang wajib dan harus dipenuhi dalam kehidupan rumah tangga.

Bagaimana tidak, hal itu karena saat ini sudah banyak rumah tangga yang memakai kompor gas untuk memasak. Anehnya, tidak jarang gas elpiji di dapur terasa lebih cepat habis padahal belum lama diganti.

Ternyata masalah itu bisa disebab oleh beragam hal termasuk kebersihan kompor yang kurang diperhatikan.

Boros dalam pemakaian gas elpiji bahayanya bisa membuat pengeluaran bulanan membengkak. Karenanya, penting untuk mengetahui penyebab gas elpiji cepat habis agar kita bisa mencegahnya.

Berikut beberapa hal sepele yang bisa membuat gas elpiji jadi cepat habis.

1. Terlalu Sering Menghidupkan dan Mematikan Kompor

Saat memasak sehari-hari, biasanya kegiatan menghidupkan dan mematikan kompor merupakan hal yang terbilang wajar. Aktivitas itu umumnya dilakukan ketika kita ingin memasak bahan makanan di dapur.

Namun ada hal yang perlu perhatikan, mematikan dan menghidupkan kompor terlalu sering bisa menyebabkan gas elpiji dalam tabung cepat habis.

Solusi yang bisa dilakukan adalah menyiapkan semua bahan masakan terlebih dahulu, baru menghidupkan kompor ketika ingin mulai proses memasak.

Baca Juga: IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

2. Kebocoran pada Selang dan Regulator

Gas elpiji yang dirasa cepat habis juga bisa disebabkan oleh kondisi selang dan regulator yang digunakan.

Dua bagian ini berfungsi untuk menyalurkan gas dari tabung ke kompor hingga dikeluarkan melalui burner.

Tidak hanya berbahaya, selang yang bocor bisa menyebabkan gas elpiji cepat habis. Bocornya gas juga bisa terjadi pada regulator yang tidak terpasang dengan benar.

Kita harus memeriksa secara berkala kedua benda ini dalam keadaan terpasang rapi, benar dan tepat. Untuk memeriksanya, coba cium apakah ada aroma gas yang menyengat ketika kompor dinyalakan.

Hati-hati ketika melakukan pemeriksaan, hindari mendekatkan anggota tubuh terutama muka dengan sumber api yang menyala. Jika ada tanda-tanda yang kurang baik, segera ganti bagian yang sekiranya bisa menyebabkan kebocoran gas.

Load More