- Beberapa pengguna menyatakan biaya operasional kompor induksi lebih terjangkau dibandingkan LPG, misalnya kenaikan tagihan listrik Rp30.000 per bulan.
- Pengusaha UMKM merasakan efisiensi biaya energi kompor listrik meningkatkan keuntungan dan stabilitas pengeluaran operasional harian.
- Kompor listrik menawarkan panas yang stabil dan fitur pintar, namun memerlukan alat masak berbahan khusus untuk efisiensi energi.
Suara.com - Kompor listrik atau kompor induksi mulai dilirik sebagai solusi hemat di tengah lonjakan harga energi dunia. Sejumlah pengguna mengaku biaya operasionalnya jauh lebih terjangkau dibandingkan penggunaan LPG.
Salah satu pengguna kompor induksi, Andi Arif, mengungkapkan bahwa peralihan ke kompor listrik tidak membuat tagihan listrik melonjak signifikan.
"Dari sisi operasional, Andi mencatat kenaikan tagihan listriknya hanya sekitar Rp30.000 per bulan," ujarnya seperti dikutip, Jumat (27/3/2026).
Menurut Andi, investasi awal kompor listrik juga lebih ekonomis dalam jangka panjang. Pasalnya, selain harga gas yang fluktuatif, pengguna tidak lagi terbebani biaya pembelian tabung gas baru.
Ia menilai tambahan biaya listrik bulanan tersebut masih sangat kompetitif jika dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk pengisian tabung gas yang terus meningkat.
Pengalaman serupa juga dirasakan pelaku UMKM katering rumahan, Siti Sarah (45). Ia mengaku penggunaan kompor induksi membuat biaya produksi usahanya lebih efisien sehingga keuntungan yang diperoleh meningkat.
"Sejak pakai kompor listrik, pengeluaran untuk energi masak jadi lebih stabil dan murah, sisa uangnya bisa buat tambahan modal bahan baku. Masaknya juga lebih cepat dan bersih, saya jadi lebih produktif terima banyak pesanan tiap hari," ujar Siti.
Sementara itu, pengguna lainnya, Hevy Prasmawati (31), menyoroti keunggulan kompor listrik dari sisi kualitas memasak. Ia menilai panas yang dihasilkan lebih stabil dan merata, sehingga hasil masakan lebih presisi.
Selain itu, fitur pintar pada kompor listrik seperti mode otomatis untuk berbagai metode memasak dinilai memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan keamanan di rumah.
Baca Juga: Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat
Hevy juga menekankan pentingnya penggunaan alat masak berbahan khusus untuk induksi agar kinerja tetap optimal. Meski memiliki daya sekitar 1.300 watt, penggunaan alat yang tepat justru mempercepat proses memasak sehingga konsumsi energi tetap efisien.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, kompor listrik kini tak lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan mulai menjadi pilihan strategis untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.
"Kompor listrik kini bukan sekadar gaya hidup, melainkan solusi nyata untuk tetap hemat di tengah tantangan energi dunia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru