-
Paskah memperingati kebangkitan Yesus Kristus sebagai kemenangan atas dosa dan maut.
-
Tanggal Paskah ditentukan berdasarkan siklus bulan dan matahari sejak Konsili Nicea.
-
Simbol telur melambangkan kehidupan baru dan makam Yesus yang telah kosong.
Suara.com - Bagi umat Kristiani, Paskah adalah momen yang paling dinanti.
Perayaan ini merupakan puncak iman yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah wafat-Nya di kayu salib.
Paskah melambangkan kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus memberikan pengharapan akan kehidupan kekal.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa tanggal Paskah selalu berubah-ubah setiap tahun?
Berbeda dengan Natal yang dipaku pada tanggal 25 Desember, Paskah bisa jatuh di bulan Maret atau April.
Simak ulasan lengkap mengenai makna, simbol, hingga sejarah penanggalan Paskah berikut ini.
Makna Paskah: Dari Pertobatan hingga "Tobat Ekologis"
Paskah bukan sekadar perayaan satu hari. Dalam tradisi Katolik dilansir dari laman Kemenag Sulteng, Paskah adalah sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak Rabu Abu.
Penggunaan abu di dahi mengingatkan manusia akan kerapuhan hidup dan masa pertobatan selama 40 hari.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Samsung Murah Spek Gahar 2026: Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Aktivitas Harian
Menariknya di era modern ini, makna Paskah juga dikaitkan dengan Pertobatan Ekologis.
Umat, terutama kaum muda diajak untuk menghidupi kebangkitan Kristus dengan menjaga alam ciptaan, seperti menanam pohon, mengelola sampah, hingga menjaga kebersihan air dan udara sebagai wujud konkret iman.
Kenapa Harus Ada Telur Paskah?
Menghias dan memakan telur sudah menjadi tradisi sejak abad ke-13 saat perayaan Paskah.
Telur dinilai melambangkan kehidupan yang akan segera lahir.
Kemudian, cangkang telur diibaratkan sebagai makam batu Yesus.
Berita Terkait
-
Gas Elpiji 3 Kg vs 12 Kg, Mana yang Lebih Hemat untuk Kebutuhan Rumah Tangga?
-
Tukar Tabung Elpiji 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg Gratis di Pertamina, Cek Cara dan Lokasinya di Sini!
-
Perbedaan Gas Elpiji dan Gas PGN, Mana yang Lebih Irit dan Cocok untuk Rumah Tangga?
-
Daftar Tanggal Merah April 2026 Sesuai SKB 3 Menteri, Bersiap Sambut Long Weekend!
-
Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun