-
Gas PGN diklaim lebih irit hingga 50 Persen dibanding gas tabung.
-
Penggunaan Gas PGN lebih praktis karena mengalir nonstop melalui jaringan pipa.
-
Gas bumi PGN lebih ringan dari udara sehingga risiko ledakan minim.
Suara.com - Biaya dapur seringkali menjadi pos pengeluaran yang paling menguras kantong bagi ibu rumah tangga.
Salah satu komponen utamanya adalah bahan bakar memasak, yakni Gas Elpiji.
Saat ini, masyarakat dihadapkan pada dua pilihan utama, yakni Gas Elpiji (tabung) atau Gas PGN (pipa).
Lantas di antara keduanya, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan dan aman untuk penggunaan sehari-hari?
Agar tidak salah pilih, simak ulasan mendalam perbandingan gas Elpiji vs PGN berikut ini.
1. Lebih Irit Gas Elpiji atau Gas PGN
Jika bicara soal penghematan, Gas PGN atau jaringan gas (jargas) pemenangnya.
Penggunaan gas bumi melalui pipa diklaim bisa menghemat pengeluaran dapur mulai dari 20-25 persen, bahkan hingga 50 persen dibandingkan gas tabung.
- Elpiji: Harganya fluktuatif mengikuti harga minyak dunia. Untuk tabung non-subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg, harganya bisa melonjak sewaktu-waktu. Sementara tabung 3 kg bersubsidi memang murah, tetapi stoknya sering kali langka di pasaran.
- PGN: Tarifnya ditetapkan oleh pemerintah per meter kubik (m3) sehingga lebih transparan dan stabil. Pengguna hanya membayar sesuai apa yang mereka gunakan melalui meteran gas, mirip dengan sistem tagihan air atau listrik.
2. Lebih Praktis Gas Elpiji atau Gas PGN
Baca Juga: Apa Beda Tinted Sunscreen dan Sunscreen Biasa? Ini 5 Rekomendasi Produknya
Pernahkah Anda sedang asyik memasak, tiba-tiba gas habis? Hal ini sering terjadi pada pengguna Elpiji.
- Elpiji: Pengguna harus membeli atau menukar tabung ke agen. Belum lagi tenaga ekstra yang dibutuhkan untuk membawa tabung 12 kg yang cukup berat.
- PGN: Gas mengalir nonstop 24 jam melalui pipa langsung ke kompor. Anda tidak perlu khawatir kehabisan gas di tengah malam atau saat hari besar.
3. Faktor Keamanan
Keamanan menjadi poin paling krusial dalam memilih bahan bakar untuk memasak. Banyak orang khawatir akan risiko ledakan gas di dapur.
- Elpiji: Gas LPG lebih berat dari udara. Jika terjadi kebocoran, gas akan mengendap di lantai dan berisiko memicu ledakan jika terkena percikan api. Pemasangan regulator yang tidak pas juga sering menjadi pemicu kebocoran.
- PGN: Gas bumi dari PGN lebih ringan dari udara. Artinya, jika terjadi kebocoran, gas akan langsung naik ke atmosfer dan terbuang ke udara bebas, sehingga risiko ledakan di dalam ruangan jauh lebih kecil. Selain itu, sistemnya dipantau secara terintegrasi oleh tim teknis.
4. Ketersediaan
Meski unggul di banyak sisi, Gas PGN punya satu kekurangan besar: Jangkauan.
- Elpiji: Tersedia di mana-mana, mulai dari warung pojok desa hingga supermarket di kota besar. Hampir seluruh pelosok Indonesia bisa mengakses gas tabung.
- PGN: Saat ini jaringannya masih terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Pemasangannya pun membutuhkan infrastruktur pipa yang tidak bisa dilakukan secara instan di semua wilayah.
5. Dampak Lingkungan
Berita Terkait
-
5 Alat Masak Alternatif Pengganti Kompor Gas, Bisa Jadi Solusi Hemat Gas LPG
-
5 Hal Sepele yang Bikin Gas Elpiji Cepat Habis, Diam-Diam Bikin Boncos
-
Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026
-
Ramai Imbauan Hemat LPG, Kenali 7 Penyebab Gas di Rumah Cepat Habis
-
5 Rekomendasi Kompor Gas Paling Irit Bahan Bakar untuk Ikuti Imbauan Menteri ESDM
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cushion Dior Harga Berapa? 4 Produk Lokal Ini Bisa Jadi Pilihan Lebih Hemat Rp100 Ribuan
-
7 Sneakers Lokal Kanvas Mulai Rp100 Ribuan, Bikin Gaya Kasual Kelihatan Mahal
-
Bupati Bintan Roby Kurniawan Lulusan Mana, Benarkah Sesuai Ciri-ciri yang Disebut Ayu Aulia?
-
3 Lipstik Viva Cosmetics yang Nyaman Dipakai dan Tidak Bikin Bibir Kering
-
Berapa Harga Lipstik Dior Ori? Ini Daftar Harga dan 4 Lipstik Lokal yang Lebih Murah
-
Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siapa Istri Bupati Roby Kurniawan? Ikut Terseret Usai Ayu Aulia Spill Sosok 'Bupati R'
-
4 Zodiak yang Kurang Beruntung Hari Ini 13 Mei 2026, Si Kembar hingga Kambing Laut Perlu Waspada
-
5 Parfum Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Fresh Tahan Lama Meski Aktivitas Padat