Suara.com - Apakah Anda bingung dengan perbedaan antara lari (running), jogging, dan trail running yang sedang viral dan jadi tren belakangan ini?
Lari menjadi salah satu kegiatan olahraga yang banyak dilakukan orang-orang saat ini.
Selain murah, lari juga bermanfaat besar untuk kesehatan, baik jantung, kolesterol, dan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.
Akan tetapi, lari tidak sekadar lari. Ada beberapa istilah yang sering digunakan dalam olahraga ini yakni lari (running), jogging, dan trail running.
Tahukah Anda bahwa ketiganya memiliki perbedaan yang cukup signifikan sehingga harus dipahami oleh mereka yang mulai menggeluti olahraga ini.
Perbedaan Lari (Running) dan Jogging
Perbedaan antara running dan jogging sebenarnya tidak sekadar soal istilah, tetapi lebih pada intensitas, tujuan, dan cara tubuh bekerja saat melakukannya.
Secara umum, jogging bisa dianggap sebagai versi yang lebih santai dari running.
Keduanya sama-sama termasuk olahraga aerobik dan melibatkan otot yang sama, tetapi tingkat usaha yang dibutuhkan berbeda.
Baca Juga: 8 Promo Sepatu Lari Adidas 2026, Model Terbaru Diskon hingga 30 Persen
1. Beda Kecepatan
Perbedaan paling terlihat ada pada kecepatan. Jogging biasanya dilakukan dengan tempo lebih lambat, sekitar 4–6 mil per jam, sedangkan running berada di atas itu.
Namun, batas ini tidak kaku karena kemampuan setiap orang berbeda. Bagi sebagian orang, kecepatan tertentu bisa terasa seperti lari cepat, sementara bagi yang lain masih tergolong santai.
2. Beda Intensitas
Dari sisi intensitas, jogging cenderung ringan hingga sedang. Aktivitas ini tidak terlalu membebani jantung dan otot, sehingga bisa dilakukan dalam waktu lebih lama.
Sebaliknya, running membutuhkan tenaga lebih besar, membuat detak jantung meningkat lebih cepat, dan biasanya dilakukan dalam durasi yang lebih singkat namun lebih intens.
3. Beda Tujuan
Tujuan juga menjadi pembeda penting. Jogging sering dilakukan untuk menjaga kesehatan, relaksasi, atau sekadar aktivitas santai.
Sementara itu, running biasanya lebih terarah, misalnya untuk latihan lomba, meningkatkan performa, atau mencapai target tertentu seperti waktu tempuh.
4. Perbedaan Manfaat
Dari segi manfaat, keduanya sebenarnya hampir sama karena sama-sama melatih jantung, memperkuat otot, dan membantu menjaga berat badan.
Namun, ada sedikit perbedaan dalam efeknya. Jogging yang lebih ringan cenderung lebih ramah bagi tubuh dan bisa membantu membangun daya tahan dalam jangka panjang.
Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dengan intensitas sedang seperti jogging bisa memberikan manfaat kesehatan yang sangat baik.
Sebaliknya, running lebih efektif untuk membakar kalori dalam waktu singkat dan meningkatkan kebugaran dengan lebih cepat karena intensitasnya tinggi.
Selain itu, dampak yang lebih besar pada tubuh juga dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.
Menariknya, tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik. Pilihan antara jogging dan running sangat tergantung pada kondisi fisik, tujuan, dan preferensi masing-masing orang. Jika ingin olahraga yang ringan dan konsisten, jogging bisa jadi pilihan.
Tetapi jika ingin hasil yang lebih cepat dalam hal kebugaran atau pembakaran kalori, running mungkin lebih cocok.
Lalu, Apa Itu Trail Running?
Berbeda dengan Running dan Jogging, Trail Running secara harfiah adalah lari di jalur atau lintasan.
Ini adalah praktik di mana pelari trail running umumnya akan menjauh dari jalan raya dan kota untuk lebih dekat atau menyatu dengan alam.
Jelas ini berbeda dari konsep running dan jogging yang biasanya masih dilakukan di perkotaan dengan jalan yang datar dan mudah.
Mengacu pada alasan tersebut, trail running biasanya dilakukan di pegunungan tetapi tidak hanya itu, juga di pedesaan, di hutan. Jadi lintasannya tidak bisa diprediksi.
Inti dari trail running adalah petualangan. Jadi biasanya memang dilakukan untuk menyatu dengan alam.
Berbeda dari running dan jogging, waktu tidak lagi sepenting (secara umum) dalam trail running. Jadi, Anda bisa melakukannya sebentar atau lama tergantung lintasannya
Itulah perbedaan lari (running), jogging, dan trail running yang mungkin sedang membuat Anda bingung.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast
-
1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuannya
-
Bibir Hitam Cocok Pakai Lipstik Ombre Warna Apa? Ini 5 Kombinasi Produk yang Bisa Dicoba
-
Promo Alfamart Khusus Cokelat dan Permen, SilverQueen dan Delfi Diskon Mulai Rp7 Ribuan
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen: Saat Fashion Feminin Tak Lagi Harus Mengorbankan Kenyamanan
-
7 Sunscreen Murah Under Rp50 Ribu di Alfamart, Ringan dan Nyaman Dipakai Harian
-
5 Cara Menghilangkan Maskara Waterproof Tanpa Bikin Perih dan Bulu Mata Rontok
-
Apakah Pendaftaran Mitra BPS 2026 Masih Buka? Cek Jadwal Rekrutmennya
-
Some By Mi Yuja Niacin Serum untuk Apa? Ini 5 Serum Lokal Murah Alternatifnya