- Kapal tanker Pertamina belum bisa melintas Selat Hormuz walau Iran memberi sinyal positif per 28 Maret 2026.
- Iran mengizinkan beberapa negara seperti Pakistan, India, dan China melintas, namun melarang AS dan Israel.
- Selat Hormuz sangat krusial karena mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, memengaruhi distribusi energi global.
Suara.com - Status kapal tanker milik Pertamina di Selat Hormuz masih menjadi sorotan. Setelah sempat tertahan akibat ketegangan geopolitik di kawasan, Indonesia kini mendapat sinyal positif dari Iran.
Pemerintah Iran disebut telah memberikan pertimbangan terkait jaminan keamanan bagi kapal tanker Indonesia. Namun hingga update per 28 Maret 2026, kapal Pertamina belum bisa melintas karena masih menunggu kesiapan teknis.
Kesiapan tersebut meliputi perlindungan asuransi hingga kesiapan kru kapal. Artinya, meski secara diplomatik peluang sudah terbuka, secara operasional masih perlu dipastikan sebelum pelayaran dilakukan.
Bagi Indonesia, kondisi ini cukup krusial. Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati kawasan tersebut.
Jika kapal tanker Pertamina belum bisa melintas, maka berpotensi mengganggu distribusi energi. Meski begitu, pemerintah dan Pertamina memastikan stok energi nasional tetap dalam kondisi aman.
Situasi ini juga mengungkap fakta penting bahwa Iran tidak sepenuhnya menutup Selat Hormuz. Akses tetap dibuka, namun hanya untuk negara-negara tertentu yang dinilai tidak berseberangan secara politik.
Lantas, negara mana saja yang diizinkan melintas?
Daftar Negara yang Diizinkan Iran Lewat Selat Hormuz
Berikut daftar terbaru status negara terkait izin melintas di Selat Hormuz per 28 Maret 2026:
1. Indonesia – Menunggu Kesiapan Teknis
Indonesia sudah mendapat pertimbangan positif dari Iran terkait keamanan. Namun kapal tanker Pertamina masih menunggu kesiapan teknis seperti asuransi dan kru sebelum bisa melintas.
Baca Juga: Malaysia Bela Palestina dan Iran, Tangkap 8 Warga Israel yang Nyasar karena AI
2. Pakistan – Diizinkan
Kapal tanker jenis Aframax bernama Karachi dilaporkan berhasil keluar dari wilayah Teluk melalui rute yang telah ditentukan.
3. India – Diizinkan
Dua kapal tanker gas minyak cair (LPG) India berhasil melanjutkan perjalanan setelah adanya komunikasi antarnegara.
4. China – Diizinkan
China mendapatkan jaminan keamanan dari Teheran. Meski begitu, dua kapal sempat menunda keberangkatan pada 28 Maret 2026 karena alasan operasional.
5. Turki – Diizinkan
Armada tanker Turki memperoleh persetujuan langsung dari otoritas Iran untuk melintas di perairan tersebut.
6. Malaysia – Diizinkan
Malaysia saat ini tengah memproses pemulangan armada kapal tanker beserta pekerjanya agar dapat kembali beroperasi normal.
7. Spanyol – Diizinkan
Spanyol menjadi satu-satunya negara Eropa yang mendapat izin, karena dinilai mematuhi hukum internasional dan tidak berafiliasi dengan pihak yang bermusuhan dengan Iran.
8. Rusia, Irak, Bangladesh – Diizinkan
Ketiga negara ini diizinkan melintasi Selat Hormuz tanpa hambatan berarti karena hubungan yang relatif baik dengan Iran.
Negara yang Belum Diizinkan
Prancis dan Italia diketahui telah mengajukan permohonan untuk melintas. Namun hingga kini, keduanya belum mendapatkan persetujuan dari Iran.
Negara yang Dilarang Melintas
Iran secara tegas melarang kapal tanker dari Amerika Serikat dan Israel untuk melintasi Selat Hormuz. Kedua negara tersebut diblokir sepenuhnya dari jalur strategis ini.
Berita Terkait
-
Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?
-
Iran Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Sertu Farizal Rhomadhon: Ini Tindakan Keji Israel
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
Viral Warga Filipina Ramai-ramai Jalan Kaki Gegara BBM Langka-Transum Sulit
-
Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali