Suara.com - Kabar duka datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tiga prajurit terbaik bangsa dilaporkan gugur saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah. Informasi ini mencuat luas di media sosial setelah Presiden Prabowo menyampaikan ucapan belasungkawa melalui unggahan Instagram Story pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Presiden menyampaikan kalimat duka “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur. Ia juga menyebut nama-nama prajurit TNI yang meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.
Selain itu, berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak delapan prajurit TNI menjadi korban dalam serangan tersebut. Dari jumlah itu, tiga di antaranya dinyatakan gugur dalam tugas, sementara lainnya mengalami luka-luka.
Para prajurit TNI tersebut diketahui tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden pertama terjadi pada Minggu, 29 Maret, di markas UNIFIL yang berada di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Selain tiga prajurit yang gugur, beberapa prajurit lainnya mengalami luka-luka. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah menyampaikan bahwa dua prajurit mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL.
Sementara itu, seorang prajurit bernama Praka Rico harus dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Berikut profil singkat tiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden tersebut.
Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon merupakan salah satu prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah. Ia menjadi salah satu korban gugur dalam serangan yang terjadi di markas UNIFIL. Ia diketahui menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS.
Baca Juga: Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Sebagai prajurit berpangkat Praka, Farizal bagian dari garda terdepan dalam berbagai operasi militer. Pangkat ini menunjukkan bahwa ia telah memiliki pengalaman dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas negara, termasuk dalam misi perdamaian dunia di bawah mandat internasional.
Dalam penugasannya, Farizal memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan disiplin di lingkungan satuan. Kepergiannya menjadi pukulan berat, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan.
Ia diketahui meninggalkan seorang istri serta seorang anak yang masih berusia 2 tahun. Jenazah Praka Farizal kemudian disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) sebagai bagian dari penghormatan terakhir sebelum dipulangkan ke Tanah Air.
2. Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar
Kapten Infanteri (Inf.) Zulmi Aditya Iskandar merupakan perwira TNI yang juga gugur dalam insiden terpisah yang terjadi sehari setelah Praka Farizal dinyatakan gugur yakni pada Senin, 30 Maret.
Ia merupakan bagian dari Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR). Sebagai seorang kapten, Zulmi memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin pasukan di lapangan, termasuk dalam misi perdamaian di wilayah konflik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik
-
Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering