- Harga berbagai jenis plastik di Indonesia melonjak drastis hingga 100 persen sejak awal April 2026.
- Kenaikan harga plastik dipicu akibat gangguan pasokan global karena konflik geopolitik di Timur Tengah.
- Pelaku UMKM dan pedagang pasar terpaksa menaikkan harga jual produk.
Suara.com - Harga plastik di Indonesia mengalami lonjakan drastis per awal April 2026. Kenaikan ini mencapai 30-80 persen, bahkan hingga 100 persen untuk beberapa jenis produk, akibat gangguan pasokan bahan baku global.
Pedagang pasar dan pelaku UMKM mulai merasakan tekanan berat, karena biaya kemasan melonjak tajam hanya dalam waktu dua minggu. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan rata-rata 50 persen dari harga normal sebelum Ramadan.
Update Harga Plastik Terbaru
Menurut data IKAPPI dan laporan pedagang di berbagai daerah, kantong plastik kresek yang biasanya dijual Rp10.000 per pack kini mencapai Rp15.000–Rp17.000.
Beberapa jenis plastik kiloan naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000–Rp16.000 per pack, sementara plastik HD, PE, OPP, dan tali plastik melambung dari Rp23.000–Rp24.000 per kilogram menjadi Rp52.000 per kilogram.
Gelas plastik cup 2.000 pcs per dus yang semula Rp280.000 kini tembus Rp500.000. Harga eceran per 50 gelas naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000.
Thinwall dan plastik laundry juga ikut terdampak. Thinwall naik dari Rp27.000–Rp30.000 menjadi Rp35.000 per pack, dan plastik laundry dari Rp29.000/kg ke Rp55.000/kg.
Penyebab utama adalah konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan nafta, bahan baku utama plastik, sempat terganggu. Indonesia yang masih mengimpor sekitar 60 persen bahan baku plastik (HS 39) langsung terdampak.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor plastik dan barang plastik pada Februari 2026 mencapai US$873,2 juta atau sekitar Rp14,78 triliun (kurs Rp16.927).
Pasokan dari Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya menjadi terhambat, sehingga harga biji plastik (resin PE, PP, PVC) di pasar global dan domestik ikut meroket.
Di tingkat produsen, beberapa perusahaan seperti Reliance Industries Limited (RIL) dan GAIL telah menaikkan harga PE dan PP domestik sebesar INR 1.000/MT efektif April 2026.
Harga polyethylene di pasar Asia juga naik signifikan, dengan polyethylene contract price mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini diperburuk oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US$110–115 per barel.
Dampaknya sudah terasa luas. Pedagang pasar mengeluh margin keuntungan menipis karena harus menanggung kenaikan biaya kemasan.
Beberapa pedagang kecil mulai membatasi pemberian kantong plastik gratis untuk pembelian di bawah Rp5.000. Pelaku UMKM makanan dan minuman terpaksa menaikkan harga jual atau mengurangi ukuran kemasan. Jika tidak diantisipasi, kenaikan ini berpotensi memicu inflasi barang konsumsi sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut