- Herbalife Indonesia menyediakan beragam produk nutrisi untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat di tengah aktivitas yang padat.
- Perusahaan memperoleh Sertifikasi Penjualan Langsung Berjenjang Syariah dari DSN-MUI untuk menjamin seluruh proses bisnisnya berjalan secara etis.
- Penerapan prinsip syariah memberikan rasa aman bagi konsumen serta memperkuat kepercayaan distributor dalam menjalankan bisnis secara transparan.
Suara.com - Di tengah gaya hidup modern yang semakin dinamis, kesadaran untuk menjalani hidup sehat sekaligus sesuai nilai-nilai syariah kian meningkat.
Kini, gaya hidup bukan hanya soal penampilan atau rutinitas, tetapi juga tentang bagaimana setiap pilihan, mulai dari makanan hingga cara bekerja selaras dengan prinsip yang diyakini.
Konsep hidup sehat pun berkembang menjadi lebih menyeluruh: tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga memastikan apa yang dikonsumsi dan dilakukan membawa ketenangan batin.
Di sinilah pentingnya memilih produk yang tepat sekaligus menjalani aktivitas dengan prinsip yang jelas, termasuk nilai syariah. Hal ini juga menjadi komitmen Herbalife Indonesia yang dikenal menghadirkan berbagai produk untuk mendukung gaya hidup sehat.
Mulai dari meal replacement shake, suplemen vitamin dan mineral, hingga minuman protein yang membantu menjaga keseimbangan nutrisi, terutama bagi mereka dengan aktivitas padat.
Perusahaan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan dan kepatuhan terhadap prinsip Islam melalui Sertifikasi Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia.
Sertifikasi ini memastikan bahwa seluruh proses bisnis berjalan secara etis, transparan, dan sesuai syariah. Oktrianto Wahyu Jatmiko, Direktur & General Manager Herbalife Indonesia, menegaskan bahwa penerapan prinsip syariah memberikan dampak positif yang luas.
“Kami melihat optimisme yang kuat di seluruh jaringan kami. PLBS memberikan arah yang lebih jelas bagi pertumbuhan di Indonesia, di mana konsumen sangat menghargai produk halal dan praktik bisnis yang etis,” ujarnya.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa gaya hidup berbasis syariah bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan rasa aman dan kepercayaan dalam setiap aspek kehidupan—termasuk dalam memilih produk kesehatan.
Baca Juga: Harga Emas Bergejolak, Bank Mega Syariah Siapkan Strategi Ini
Lebih jauh, prinsip syariah juga menekankan kejujuran dan kejelasan dalam setiap aktivitas. Dalam konteks ini, pengawasan menjadi hal penting. M Bukhori Muslim, Dewan Pengawas Syariah Herbalife, menjelaskan:
“Sertifikasi PLBS menjawab berbagai kekhawatiran sebelumnya dan memperkuat kepercayaan. Distributor dapat mengembangkan bisnisnya dengan keyakinan dalam sistem yang adil, transparan, dan sesuai syariah.”
Sementara itu, Fauzan Sugiyono menambahkan bahwa sertifikasi tersebut tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses yang ketat.
“Sertifikat Syariah dari DSN-MUI diberikan kepada perusahaan yang memenuhi serangkaian persyaratan ketat. Kami mendorong para distributor untuk menjalankan bisnis dengan niat yang tulus dan keyakinan penuh,” jelasnya.
Pada akhirnya, gaya hidup sehat berbasis syariah adalah tentang keselarasan—antara apa yang dikonsumsi, bagaimana cara menjalani aktivitas, dan nilai yang dipegang. Memilih produk bernutrisi, menjalani pola hidup aktif, serta memastikan setiap langkah sesuai prinsip syariah dapat menjadi fondasi untuk hidup yang lebih seimbang.
Bukan hanya tubuh yang sehat, tetapi juga hati yang tenang—karena setiap pilihan dijalani dengan keyakinan dan tujuan yang lebih bermakna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini