Lifestyle / Komunitas
Senin, 13 April 2026 | 10:00 WIB
Perempuan menggunakan mesin cuci 1 tabung (Google AI Studio)
Baca 10 detik
  • Hindari beban berlebih agar motor mesin cuci 1 tabung tidak mati.

  • Gunakan detergen secukupnya untuk cegah residu menyumbat saluran pembuangan mesin.

  • Bersihkan filter rutin dan beri jeda antar sesi pencucian agar awet.

Suara.com - Mesin cuci satu tabung memang menjadi pilihan terbaik untuk membantu pekerjaan ibu rumah tangga.

Sebab, Anda cukup masukkan baju ke dalam mesin cuci, pencet tombol, dan tinggal tunggu sampai kering tanpa perlu memindahkan baju dari mesin penggiling ke mesin pengering berulang-ulang kali.

Namun, tak sedikit pula ibu rumah tangga yang mengeluh mesin cuci 1 tabung di rumah cepat rusak atau suaranya jadi berisik.

Ternyata, banyak dari kita yang masih sering melakukan kesalahan sepele saat mencuci.

Melansir dari laman resmi Aqua Electronics, ada beberapa kebiasaan buruk yang tanpa sadar bikin umur mesin cuci jadi pendek.

1. Memaksa Masukkan Baju Sampai Penuh

Seringkali kita pengen cepat selesai dengan memasukkan semua baju kotor sekaligus ke dalam mesin cuci sampai penuh.

Padahal, kapasitas mesin cuci ada batasnya dan memaksa beban berlebih membuat motor bekerja ekstra keras dan suspensi drum jadi cepat lemah.

Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa membuat mesin cuci mati total dan tak bisa digunakan lagi.

Baca Juga: 5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini

Ilustrasi mesin cuci bergetar. [Gemini AI]

2. Kebanyakan Pakai Detergen

Banyak orang mungkin beranggapan bahwa banyak busa detergen yang keluar berarti baju lebih bersih ketika dicuci.

Padahal penggunaan detergen yang berlebihan justru menghasilkan residu yang menumpuk di dalam mesin.

Selain bisa menyumbat saluran pembuangan, sisa detergen ini bikin mesin bekerja lebih berat saat proses pembilasan sehingga berisiko rusak jik berkelanjutan.

3. Lupa Cek Saku Celana

Banyak orang juga sering lupa memeriksa saku celana atau baju sebelum mencuci.

Sedangkan, benda logam seperti koin, kunci dan semacamnya yang tertinggal di saku ini bisa menggores tabung (drum) dan menyumbat pompa pembuangan.

Jadi, sebelum masuk mesin, pastikan saku celana sudah kosong atau tak ada barang tertinggal di dalamnya.

4. Malas Membersihkan Filter dan Tabung

Jangan cuma dipakai, mesin cuci juga butuh dibersihkan secara berkala.

Sisa kotoran dan residu detergen yang menumpuk di filter bisa bikin hasil cucian bau apek dan air tidak lancar.

Luangkan waktu untuk membersihkan filter secara rutin supaya sirkulasi air tetap bagus.

5. Meletakkan Mesin di Posisi yang Miring

Jika mesin cuci Anda bergoyang hebat saat proses pengeringan, bisa jadi posisinya yang tidak rata.

Mesin cuci yang miring menyebabkan getaran kencang bisa merusak komponen sensitif di dalamnya.

Selain itu, hindari meletakkan mesin di bawah sinar matahari langsung agar bodi dan komponennya tidak cepat getas.

6. Terlalu Sering Pakai Air Panas

Air panas memang ampuh bunuh kuman, tapi kalau dipakai untuk semua jenis cucian secara terus-menerus bisa merusak komponen karet dan selang di dalam mesin cuci.

Gunakan air panas seperlunya saja sesuai jenis bahan pakaian dan jangan setiap kali mencuci baju.

7. Mencuci Non-stop Tanpa Jeda

Mentang-mentang cucian menumpuk, Anda tidak bisa memaksa mesin cuci bekerja berjam-jam tanpa henti.

Padahal, motor mesin cuci butuh waktu buat istirahat agar tidak panas berlebihan (overheat).

Beri jeda waktu antar sesi pencucian agar mesin tetap dingin.

8. Mencuci Barang yang Terlalu Berat

Sebaiknya jangan mencuci karpet atau selimut tebal menggunakan mesin cuci rumahan.

Beban yang terlalu berat bisa merusak sistem suspensi dan bikin mesin cuci goyang tak karuan.

Load More