- Iran batasi lalu lintas Selat Hormuz hanya 12 kapal sehari dengan aturan izin super ketat.
- Tarif pelayaran dipatok mencapai 2 juta dolar AS atau Rp34 miliar untuk kapal tanker raksasa.
- Pembayaran tol jalur ini wajib menggunakan mata uang Yuan China atau aset digital kripto.
Suara.com - Ketegangan geopolitik membuat rencana pengenaan tarif melintasi Selat Hormuz menjadi sorotan dunia karena berpotensi melambungkan harga minyak mentah secara global.
Langkah berani Iran ini tidak hanya membatasi akses pelayaran secara ekstrem, tetapi juga memaksa kapal-kapal niaga membayar biaya transit yang nilainya bikin geleng-geleng kepala.
Bagi dunia pelayaran internasional, jalur ini bukan sekadar lautan biasa, melainkan urat nadi perdagangan energi.
Sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan gas alam cair (LNG) dunia bergantung pada perairan ini.
Namun, situasi berubah drastis sejak akhir Februari 2026, ketika Iran mengambil kendali penuh dan menutup selat tersebut pasca serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Kini, Iran mulai menyusun regulasi baru yang membuat para pemilik armada ketar-ketir.
Rencananya, akses masuk akan dibatasi maksimal hanya untuk 12 kapal per hari. Setiap kapal yang beruntung mendapat izin pun tak bisa asal lewat.
Mereka wajib mengikuti rute khusus, mengantongi dokumen resmi, dan tentunya membayar "uang tol" yang tidak sedikit.
Bicara soal biaya, angka yang diusulkan benar-benar fantastis. Otoritas setempat mematok tarif sebesar 1 dolar AS (sekitar Rp17.000) untuk setiap barel minyak yang diangkut.
Baca Juga: Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
Sebagai gambaran, sebuah kapal tanker raksasa atau Very Large Crude Carrier (VLCC) rata-rata mampu mengangkut hingga 2 juta barel minyak. Artinya, satu kapal VLCC harus merogoh kocek hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,2 miliar untuk sekali melintas.
Satu hal yang menarik dari kebijakan ini adalah metode pembayarannya.
Meski tarif dihitung berdasarkan patokan dolar AS, Teheran dilaporkan mewajibkan pembayaran dilakukan menggunakan mata uang Yuan China atau aset digital kripto seperti stablecoin.
Menyikapi kenyataan pahit ini, para pemilik kapal dari berbagai negara kini harus putar otak.
Mereka tengah melangsungkan negosiasi intensif dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) agar bisnis logistik energi mereka tidak lumpuh total.
Gagasan komersialisasi selat ini sebenarnya lahir dari negosiasi alot di meja perundingan politik. Pada Rabu (8/4/2026) malam, Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata berdurasi dua pekan dengan Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok
-
Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya
-
5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
-
Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu