Suara.com - Menjelang Idul Adha, permintaan kambing dan domba melonjak tajam. Momen ini bukan hanya penting dari sisi ibadah, tetapi juga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Banyak orang berburu kambing muda dengan harga relatif murah untuk kemudian dijual kembali saat mendekati hari raya dengan margin keuntungan yang lebih tinggi.
Namun, strategi ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah memilih ternak kambing Idul Adha justru bisa membuat rugi, apalagi jika hewan tidak memenuhi syarat kurban atau mengalami masalah kesehatan.
Oleh karena itu, penting memahami ciri kambing muda berkualitas tidak hanya sehat, tetapi juga berpotensi tumbuh optimal dan laku mahal.
Sebelum masuk ke ciri-cirinya, perlu dipahami bahwa dalam Islam, hewan kurban harus memenuhi syarat tertentu. Kambing minimal berusia 1 tahun atau sudah mengalami pergantian gigi (poel).
Selain itu, hewan harus sehat, tidak cacat, tidak kurus, dan bebas dari penyakit. Standar ini juga diperkuat oleh Kementerian Pertanian melalui pedoman kesehatan hewan ternak.
Lalu, seperti apa kambing muda yang layak dibeli sejak dini untuk investasi Idul Adha? Berikut lima ciri penting yang perlu diperhatikan.
1. Aktif, Lincah, dan Responsif
Kambing muda yang berkualitas biasanya terlihat aktif bergerak dan responsif terhadap lingkungan sekitar. Saat didekati atau disentuh, hewan akan bereaksi dengan sigap, bukan diam lesu atau acuh.
Baca Juga: Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
Perilaku ini menjadi indikator awal bahwa kambing dalam kondisi sehat. Sebaliknya, kambing yang terlalu diam, sering menyendiri, atau tampak lemas patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda penyakit.
Dalam konteks bisnis, kambing yang aktif cenderung memiliki metabolisme baik, sehingga pertumbuhannya lebih cepat. Ini penting jika Anda ingin menggemukkan kambing dalam waktu singkat sebelum dijual kembali.
2. Nafsu Makan Tinggi dan Tidak Pilih-Pilih Pakan
Ciri kedua yang tak kalah penting adalah nafsu makan. Kambing muda yang bagus biasanya lahap dan tidak terlalu pilih-pilih pakan. Baik rumput segar maupun pakan tambahan seperti konsentrat akan dimakan dengan lahap.
Nafsu makan yang baik berbanding lurus dengan pertambahan bobot tubuh. Artinya, kambing seperti ini memiliki potensi besar untuk digemukkan dalam waktu relatif singkat, sehingga nilai jualnya meningkat saat Idul Adha.
Sebaliknya, jika kambing terlihat malas makan atau sering meninggalkan pakan, sebaiknya hindari. Bisa jadi hewan tersebut sedang sakit atau memiliki masalah pencernaan.
Berita Terkait
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam