Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami 27 orang korban oleh 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) berawal dari bocornya grup chat para pelaku.
Di tengah kasus pelecehan seksual FH UI, ramai beredar tangkapan layar yang memperlihatkan percakapan orang tua mahasiswa FH UI di grup "Parents Fakultas Hukum". Hal ini memicu dugaan adanya helicopter parenting.
Adapun isi percakapan dalam tangkapan layar tersebut sebagai berikut:
"Maaf kalau boleh tahu, mereka chatnya di grup umum atau privat? Andai saja si penyebar lebih bijak. Diingatkan atau dinasehatkan terlebih dahulu sesama teman atau melibati pihak kampus (intern saja). Jika tidak berubah baru punishment. Kalau disebar seperti ini dia menjadi bola liar. Semua pihak dirugikan," tulis salah satu orang tua.
Tangkapan layar yang dibagikan ke media sosial X ini tentu saja langsung mendapat tanggapan yang beragam dari warganet. Beberapa netizen bertanya-tanya apakah zaman sekarang mahasiswa juga memiliki grup khusus orang tua.
"Udah pada gede masih ada grup ortu?" ujar salah satu netizen.
Netizen lain menanggapi:
"Ortu mahasiswa sekarang ribet, semua hal ditanyakan ke dosen. Anaknya belum balik kos, gak angkat telpon, dll dsb aja ditanyain ke mana. Bener-bener helicopter parenting. Makanya tendik atau dosen bikin grup biar komunikasinya resmi via situ. Bikin ribet perangkat kampus tbh."
Mungkin banyak yang belum tahu apa maksud helicopter parenting seperti yang disebut oleh salah satu netizen di atas. Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Siapa Keona Ezra Pangestu? Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI yang Paling Disorot
Helicopter Parenting: Gaya Parenting yang Overprotective
Orang tua yang terlalu terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka sering disebut menerapkan "Helicopter Parenting." Mereka selalu mengawasi, menghilangkan hambatan fisik, emosional, dan sosial untuk memastikan anak mereka terlindungi dan sukses.
Namun, gaya pengasuhan ini—betapapun niatnya—dapat mengganggu perkembangan anak dan dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk berkembang di kemudian hari.
Anak-anak dari orang tua yang terlalu protektif sering kali meraih kesuksesan jangka pendek. Pekerjaan rumah mereka selesai tepat waktu. Mereka mungkin terlibat dalam banyak kegiatan. Mereka tidak pernah terlambat.
Namun, mempertahankan kendali dalam kehidupan anak—terutama ketika hal itu tidak sesuai dengan perkembangannya—dapat berdampak negatif pada kemampuan anak untuk berkembang secara akademis, psikologis, dan sosial.
Memberikan kemandirian dan membiarkan anak-anak mengalami kegagalan membantu mereka belajar menyesuaikan respons emosional dan perilaku mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
-
4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
-
Mesin Cuci Front Loading Paling Irit Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terlaris Mulai Rp3 Jutaan