Foto / News
Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:17 WIB
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Gusti Hamdani (kelima kanan), Asisten Intelijen (Asintel) Abdul Muis Ali (keempat kanan) dan sejumlah pejabat terkait menunjukkan barang bukti saat konferensi pers di Kantor Kejati Kaltim, di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Petugas membawa barang bukti yang ditunjukkan seusai konferensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Petugas menata barang bukti yang ditunjukkan saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Sejumlah barang bukti berupa uang pecahan rupiah yang ditunjukkan saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Petugas menata barang bukti yang ditunjukkan saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]
Petugas menata barang bukti yang ditunjukkan saat konferensi pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]

Suara.com - Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Gusti Hamdani (kelima kanan), Asisten Intelijen (Asintel) Abdul Muis Ali (keempat kanan) dan sejumlah pejabat terkait menunjukkan barang bukti saat konferensi pers di Kantor Kejati Kaltim, di Samarinda, Kaltim, Kamis (26/3/2026).

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur mengamankan uang senilai Rp 214.283.871.000 pecahan rupiah, 103.025 dolar Amerika Serikat, 11.909 dolar Singapura, 4.280 dolar Australia, serta sejumlah mata uang euro, ringgit, hingga won Korea.

Serta menyita puluhan barang mewah berupa tas, jam tangan dan empat mobil yang disita dari perkara dugaan korupsi lahan transmigrasi pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi oleh PT Jembayan Muarbara (PT JMB) Group di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kaltim. [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bar]

Load More