- Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih memasuki tahap administrasi yang menentukan kelolosan ke tahap berikutnya.
- Peserta menunggu hasil verifikasi berkas sesuai persyaratan yang ditetapkan panitia.
- Penting memahami jadwal dan alur seleksi agar siap menghadapi tahapan selanjutnya setelah pengumuman.
Proses seleksi diawali dengan pengumuman resmi sekaligus pembukaan pendaftaran melalui laman PHTC Panselnas. Tahap ini berlangsung pada 15–24 April 2026 dan menjadi pintu awal bagi seluruh pelamar.
Setelah mendaftar, peserta akan melalui tahap verifikasi berkas untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen. Seleksi administrasi berlangsung pada 15–25 April 2026.
3. Pengumuman Hasil Administrasi
Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan secara resmi melalui portal yang sama. Pengumuman ini dijadwalkan pada 26–27 April 2026.
4. Pengumuman Jadwal Tes Kompetensi
Peserta yang lolos akan mendapatkan jadwal untuk mengikuti tes kompetensi. Informasi jadwal ini diumumkan pada 1–4 Mei 2026.
5. Pelaksanaan Tes Kompetensi
Tahap ini bertujuan mengukur kemampuan dan kompetensi peserta sesuai kebutuhan posisi. Tes kompetensi dilaksanakan pada 5–14 Mei 2026.
Baca Juga: Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka sampai Kapan? Ini Link dan Syaratnya
6. Pengumuman Hasil Tes Kompetensi
Setelah tes selesai, hasil seleksi kompetensi akan diumumkan kepada peserta. Jadwal pengumumannya berlangsung pada 17–19 Mei 2026.
7. Pengumuman Jadwal Tes Kompetensi Tambahan
Peserta yang lolos tahap sebelumnya akan mengikuti seleksi lanjutan dengan jadwal yang diumumkan pada 20–23 Mei 2026. Tahap ini menjadi bagian dari penyaringan akhir kandidat.
8. Pelaksanaan Tes Kompetensi Tambahan
Tes tambahan dilakukan untuk memperdalam penilaian terhadap kemampuan peserta. Pelaksanaannya berlangsung pada 24 Mei hingga 7 Juni 2026.
9. Pengumuman Hasil Akhir
Tahap terakhir adalah pengumuman kelulusan peserta yang berhasil lolos seluruh rangkaian seleksi. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 15–17 Juni 2026.
Syarat dan Cara Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih 2026 dibuka secara resmi melalui portal PHTC Panselnas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Program ini menawarkan peluang besar dengan puluhan ribu formasi untuk memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi.
Pendaftaran dilakukan secara online dan gratis, sehingga pelamar diimbau untuk hanya menggunakan situs resmi agar terhindar dari penipuan.
Seluruh proses seleksi juga dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi. Berikut syarat dan cara mendaftar sebagai Manajer Koperasi Merah Putih:
Syarat Pendaftaran
- Pendidikan minimal D3, D4, atau S1 dari semua jurusan
- Usia minimal 20 tahun dan maksimal 35 tahun
- Memiliki IPK minimal 2,75
- Mengisi data domisili sesuai KTP (menjadi salah satu pertimbangan penempatan)
- Melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan (pasfoto 4x6 berlatar biru, e-KTP, ijazah asli, transkrip nilai asli, Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani, surat pernyataan dengan e-materai Rp10.000).
Cara Daftar
- Akses laman resmi PHTC Panselnas https://phtc.panselnas.go.id/
- Buat akun dengan mengisi data diri sesuai identitas
- Login ke akun yang sudah dibuat
- Lengkapi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang diminta
- Pilih formasi dan lokasi penempatan sesuai domisili
- Submit pendaftaran dan tunggu proses seleksi administrasi
Dengan memahami syarat dan alur pendaftaran ini, pelamar dapat mempersiapkan diri lebih matang sebelum mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Pastikan semua data yang diinput benar agar peluang lolos ke tahap berikutnya semakin besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot