Suara.com - Kabar gembira untuk para pencari kerja, Pemerintah akhirnya resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk ditempatkan di Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih mulai 15 April 2026.
Total lowongan kerja Koperasi Merah Putih yang tersedia sebanyak 35.746, ditujukan untuk semua warga negara Indonesia yang ingin berkontribusi dalam penguatan ekonomi desa dan sektor perikanan.
Rekrutmen nasional yang disediakan baru tahap pertama, sebanyak 30.000 di antaranya mencari calon kandidat Manajer Kopdes Merah Putih terbaik.
Hal senada juga diungkap langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, bahwa rekrutmen ini bertujuan untuk menjaring sumber daya manusia yang kompeten dan profesional untuk mengelola program strategis tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Zulhas memastikan, rekrutmen dilakukan secara terbuka dan transparan serta tidak dipungut biaya apapun.
"Jadi, tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang menjamin kelulusan," kata Zulhas.
"Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," ujarnya menambahkan.
Zulhas menegaskan, program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini merupakan bagian dari pengembangan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang tengah dipercepat pembentukannya.
Target jumlah Kopdes yang akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia mencapai lebih dari 30 ribu unit pada Juni-Juli 2026.
Baca Juga: Terpopuler: Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Harta Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) membuka rekrutmen secara bertahap.
Apabila Anda berkeinginan untuk ikut bergabung dalam program tersebut, maka ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum mengirimkan surat lamaran.
Pastikan daftar di situs resmi dan mengikuti beberapa persyaratan, cara daftar, jadwal, dan link supaya tidak terjadi kekeliruan.
Link Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan proses pemenuhan sumber daya manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih berjalan transparan, akuntable, dan berbasis merit.
Dalam keterangan tertulis pada Jumat, 17 April 2026, Kepala BKN menyatakan proses pengadaan akan serupa dengan penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu menggunakan metode berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
Terkini
-
Ranking FIFA Indonesia Sudah Naik 31 Tingkat, FIFA ASEAN Cup 2026 Ujian Menuju 100 Besar
-
Nana, Kim Dan, dan Jung Gun Joo Dipastikan Bintangi Serial Netflix Materesa
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
Bukan Sekadar Hemat Listrik, Teknologi Cerdas Menjaga Keselamatan Pasien di RS Telogorejo
-
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Respons Atas Tragedi Pernikahan Kuhestak
-
Tak Lagi Jual Basah, Lampung Kini Bidik Cuan Berlipat via Hilirisasi Jagung
-
3 Rekomendasi Kulkas dengan Dispenser Air dan Pembuat Es, Mulai Rp3 Jutaan
-
Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya
-
Alun-Alun Kota Bogor Kembali Bau Pesing dan Dipenuhi Botol Air Kencing
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim