Lifestyle / Female
Minggu, 26 April 2026 | 07:22 WIB
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Putri, Nuraini, dan Tiara bekerja sebagai kurir di Lion Parcel untuk menunjukkan kemandirian dan eksistensi perempuan masa kini.
  • Para kurir perempuan ini tetap teguh bekerja meski sering menghadapi keraguan lingkungan serta berbagai tantangan di lapangan.
  • Dukungan perusahaan menciptakan lingkungan kerja inklusif yang memungkinkan perempuan berkembang dan menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dengan karier.

Sementara Nuraini menemukan makna dari fleksibilitas yang ia miliki sebagai seorang ibu. “Bersyukur di sini waktu juga fleksibel, jadi saya bisa mengatur waktu untuk keluarga,” ujarnya.

Pekerjaan ini bukan hanya tentang mengantar barang, tetapi juga tentang mengantar harapan, membangun relasi, dan menjaga keseimbangan hidup.

Ruang yang Memberi Dukungan

Di tengah dinamika pekerjaan, lingkungan yang suportif menjadi fondasi penting. Putri, Tiara, dan Nuraini sepakat bahwa mereka merasakan dukungan tersebut dalam keseharian kerja. 

Tidak ada perbedaan perlakuan antara kurir laki-laki dan perempuan, semua diberi ruang yang sama untuk berkembang. Berbagai program pelatihan dan forum interaksi turut memperkuat hal ini, menciptakan ruang belajar sekaligus berbagi pengalaman.

Di sinilah mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga bertumbuh bersama. Lebih dari itu, meningkatnya jumlah perempuan di berbagai posisi, termasuk di level manajerial, menunjukkan bahwa industri logistik pun mulai bergerak ke arah yang lebih inklusif.

Melangkah dengan Keyakinan

Bagi Putri, Tiara, dan Nuraini, menjadi kurir bukan sekadar profesi. Ini adalah perjalanan yang membentuk kemandirian, kepercayaan diri, dan peran mereka dalam keluarga.

Di momen Hari Kartini, mereka membawa pesan sederhana namun kuat. Putri mengingatkan pentingnya usaha dalam meraih kesempatan. “Harus berusaha biar dapat kesempatan itu, apapun caranya yang penting dilakukan dengan cara yang baik dan benar,” katanya.

Baca Juga: Ratusan Perempuan Berkebaya Meriahkan Jalanan Bandung Bersama Repsol Lubricants

Nuraini menegaskan nilai kemandirian. “Perempuan harus bisa mandiri, jangan bergantung pada orang lain.”

Langkah mereka di jalanan hari ini adalah bukti bahwa semangat Kartini tidak pernah benar-benar berhenti. Ia hidup, dalam setiap keputusan untuk berani, dalam setiap tantangan yang dihadapi, dan dalam setiap paket yang diantar dengan penuh tanggung jawab.

Karena emansipasi, pada akhirnya, bukan hanya tentang kesetaraan yang diperjuangkan, tetapi tentang keberanian untuk terus melangkah, apa pun jalannya.

Load More