Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 28 April 2026 | 12:10 WIB
Penumpang terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]
Baca 10 detik
  • Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
  • Insiden ini menyebabkan korban meninggal dan puluhan luka-luka.
  • Video viral memperlihatkan penumpang panik dalam kondisi gelap dan mencekam.

Suara.com - Tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 27 April 2026 sedang menjadi sorotan publik.

Hingga pembaruan terakhir saat artikel ini ditulis, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 14 orang. Sementara itu, 84 lainnya mengalami luka-luka, dengan proses evakuasi hingga kini masih terus dilakukan di lokasi kejadian.

Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Saat itu, rangkaian KRL rute Bekasi–Jakarta tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur karena adanya Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi yang menabrak taksi listrik.

Ketika dalam kondisi berhenti, dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian menghantam gerbong paling belakang KRL.

Melansir unggahan akun X @NenkMonica yang kini viral, terekam suasana mencekam di dalam gerbong KRL usai insiden tabrakan tersebut.

Suasana di dalam KRL pasca tabrakan (X/NenkMonica)

"Suasana mencekam terekam dalam KRL saat insiden tabrakan dengan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur," narasi yang ditulis akun X tersebut, dikutip Selasa, 28 April 2026.

Situasi di dalam gerbong tampak gelap dan penuh kepanikan. Para penumpang terlihat berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari rangkaian KRL.

"Pak, tolong ini, Pak," teriak salah seorang penumpang perempuan.

"Kaki saya kejepit tolong," teriak penumpang perempuan lain.

Baca Juga: Daftar 19 Perjalanan Kereta yang Dibatalkan Hari Ini Imbas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL

"Bapak, tolong saya," teriak penumpang perempuan lain.

Dalam video tersebut, bahkan terlihat seorang penumpang perempuan dengan kondisi muka berlumuran darah berusaha keluar dari gerbong KRL.

Rekaman itu pun menyisakan kesedihan mendalam bagi publik. Berbagai komentar simpati dari warganet membanjiri unggahan tersebut.

"Ya Allah aku nangis kejer dengar suara minta tolongnya," komentar warganet.

"Ya Tuhan," tulis singkat warganet lain.

"Mbak-mbak, semoga kondisinya sudah sehat semua ya. Kalau masih mau nangis, nangis aja. Kalau masih takut dan sedih, cerita ya," ujar warganet lain bersimpati.

Load More