News / Nasional
Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB
KRL yang alami tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, insiden ini menyebabkan 6 penumpang tewas dan 240 orang luka-luka. [Dokumentasi Kemenhub].
Baca 10 detik
  • KA Argo Bromo Anggrek dan KRL mengalami kecelakaan hebat di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.
  • Insiden tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 penumpang lainnya mengalami luka-luka serta menjalani perawatan intensif.
  • PT KAI berkomitmen menanggung biaya pengobatan dan pemakaman korban serta menyediakan posko informasi bagi keluarga yang membutuhkan bantuan.

Suara.com - Dunia transportasi tanah air tengah dirundung duka mendalam menyusul kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL relasi Kampung Bandan–Cikarang.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam dan mengakibatkan banyaknya korban jiwa.

Jumlah korban meninggal dunia berdasarkan informasi resmi yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mengalami penambahan signifikan.

”Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia,” ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (28/4/2026).

Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis.

Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif di berbagai fasilitas kesehatan.

Para korban luka tersebar di sejumlah rumah sakit, mulai dari RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Beruntung, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan berada dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera dalam insiden tersebut.

KAI sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk menanggung seluruh biaya pengobatan dan pemakaman para korban terdampak kecelakaan.

Baca Juga: Dasco Pastikan Korban Argo Bromo Vs KRL Dirawat Maksimal, Ini Daftar Nama yang Meninggal dan Luka

”Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba.

Terkait harta benda milik penumpang, KAI memastikan bahwa seluruh barang yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan di layanan lost and found.

Proses pendataan dan pengelolaan barang milik pelanggan tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mendukung kebutuhan identifikasi.

Guna memberikan kemudahan bagi pihak keluarga korban, KAI telah menyiagakan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur.

Masyarakat yang ingin mengetahui kondisi kerabatnya juga dapat menghubungi layanan resmi melalui Contact Center KAI 121 secara langsung.

Load More