- Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju jadi sorotan karena mewah dan dihadiri tokoh penting.
- Prabowo Subianto hadir di resepsi, memicu rasa penasaran publik.
- Netizen mempertanyakan apakah masyarakat umum bisa mengundang Presiden ke acara pernikahan.
"Nanti kan dilihat itu jadwal-jadwalnya Presiden itu kan bukan seminggu atau dua minggu. Tinggal nanti kita lihat waktu yang tepat. Kita sampaikan kepada beliau," lanjutnya.
Dalam akhir wawancaranya, Ngabalin menegaskan bahwa masyarakat luas bisa saja mengundang Presiden RI ke acara mereka. Namun kehadiran sang Presiden sangat bergantung dengan kesesuaian jadwal.
"Poin yang paling penting, yaitu adalah bukan persoalan orang kaya atau orang banyak uang, terkenal atau tidak. Tapi siapa saja yang mengundang, kemudian melihat waktu dan protokol kesehatan dengan baik, tidak ada masalah. Dan, itu sudah pernah terjadi beberapa kali," tandas Ngabalin.
Jadi, meskipun secara prosedural siapa pun bisa mengundang Presiden ke pernikahan, kehadirannya tidak bisa dipastikan.
Faktor kesesuaian agenda dan lain-lainnya menjadi penentu apakah undangan tersebut akan dipenuhi atau tidak.
Sementara itu, Ahmad Dhani menyebutkan bahwa Prabowo hadir dalam pernikahan putranya bukan sebagai Presiden RI, melainkan sebagai kawan lama keluarganya.
"Kebetulan hari ini (pernikahan El Rumi) beliau bisa. Jadi, Alhamdulillah. Kita patut berterima kasih atas apresiasi dari Bapak Presiden untuk bisa hadir," tutur Ahmad Dhani dalam acara "The Icon Indonesia", dilansir dari YouTube SCTV pada Selasa, 28 April 2026.
"Karena kebetulan memang Pak Prabowo datang bukan sebagai Presiden, tapi sebagai sahabat lama yang memang sudah kenal dengan keluarga kami sudah lama," tegasnya.
Baca Juga: Harganya di Bawah Rp50 Juta, Ini Penampakan Cincin Nikah Syifa Hadju
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam