Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menjadi sorotan publik setelah pernyataannya viral terkait peristiwa kecelakaan kereta di Bekasi yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pada 27 April 2026.
Insiden tersebut tak hanya menyisakan duka, tetapi juga memicu perhatian luas terhadap kebijakan keselamatan penumpang, khususnya di gerbong khusus perempuan.
Di tengah situasi itu, muncul pernyataan dari Arifah yang mengusulkan perubahan posisi gerbong wanita agar ditempatkan di bagian tengah rangkaian.
"Kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah. Jadi yang laki-laki di ujung depan dan belakang," ujarnya, dikutip Rabu (29/4/2026). Pernyataan ini pun memicu pro dan kontra di masyarakat.
Seiring pernyataannya yang kontroversial, publik pun penasaran, menteri PPPA Arifah Fauzi partai apa? Berikut ini ulasan lengkap terkait sosok Arifah Fauzi.
Profil Arifah Fauzi
Perempuan bernama lengkap Arifatul Choiri Fauzi ini berasal dari Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Ia lahir pada 28 Juli 1969 dan tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai keagamaan.
Meski berasal dari Madura, ia menghabiskan masa sekolahnya di Jakarta, tepatnya di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah As Syafiiyah Jatiwaringin.
Berkaitan dengan pertanyaan terkait Arifah Fauzi dari partai apa, ia tidak tercatat sebagai kader partai politik tertentu. Namun, ia sempat terlibat dalam tim kampanye nasional pada Pemilu 2024 yang mendukung Prabowo Subianto.
Pendidikan Arifah Fauzi
Dari sisi pendidikan, Arifah Fauzi memiliki latar belakang yang cukup kuat, terutama di bidang dakwah dan komunikasi.
Baca Juga: Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga (dulu dikenal sebagai IAIN Yogyakarta) dan berhasil lulus pada tahun 1994. Bidang ini sangat selaras dengan aktivitasnya di organisasi keagamaan dan sosial.
Tidak berhenti di jenjang sarjana, Arifah kemudian melanjutkan studi ke tingkat magister di Universitas Indonesia. Ia meraih gelar Magister Komunikasi pada tahun 2002 melalui beasiswa Ford Foundation.
Rekam Jejak dan Karier
Dalam perjalanan hidupnya, Arifah dikenal sebagai sosok yang aktif di berbagai organisasi, khususnya yang berfokus pada perempuan.
Ia memulai kiprah organisasinya sejak muda, salah satunya dengan menjadi Ketua Umum IPPNU DIY pada akhir 1980-an.
Dari sana, kariernya terus berkembang hingga dipercaya menduduki posisi penting di lingkungan Nahdlatul Ulama, seperti Sekretaris Jenderal Fatayat NU dan Sekretaris Pimpinan Pusat Muslimat NU.
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU periode 2025-2030. Selain itu, ia juga aktif di Majelis Ulama Indonesia dalam bidang komunikasi dan informasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123