Ubi kayu atau singkong, yang menjadi salah satu bahan baku utama bioetanol, saat ini berada di kisaran Rp1.200 hingga Rp1.350 per kilogram di tingkat petani, dengan harga acuan pemerintah sekitar Rp1.350 per kilogram.
Sementara di pasar konsumen, harga singkong bisa jauh lebih tinggi, bahkan mencapai Rp7.500 hingga Rp10.000 per kilogram tergantung kualitas dan distribusinya.
Di tengah meningkatnya permintaan industri bioetanol, harga singkong diperkirakan masih memiliki potensi kenaikan ke depan.
Untuk jagung, komoditas ini juga mengalami pergerakan harga yang relatif stabil meski masih fluktuatif. Di tingkat petani, harga jagung pipilan berada pada kisaran Rp4.500 hingga Rp5.500 per kilogram, tergantung kualitas dan kadar air.
agung kini tidak hanya diposisikan sebagai komoditas pangan, tetapi juga mulai dilirik sebagai bahan baku penting dalam industri bioetanol dan energi terbarukan. Hal ini membuat prospeknya semakin kuat, terutama jika permintaan dari sektor energi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Sementara itu, tebu juga memiliki peran penting dalam rantai pasok bioetanol, khususnya melalui pemanfaatan tetes tebu atau molase.
Harga tebu di tingkat pabrik umumnya berada di atas Rp600.000 per ton, sedangkan harga molase tercatat sekitar Rp1.000 per liter, meskipun cukup fluktuatif mengikuti kondisi pasar gula dan rendemen produksi.
Dengan semakin berkembangnya industri bioetanol, tebu diperkirakan akan semakin strategis karena menjadi salah satu sumber bahan baku utama yang mendukung produksi energi bersih di Indonesia.
Demikianlah informasi tentang update harga ubi kayu, jagung, dan tebu saat ini, sebelum produksi bioetanol E20 dimulai.
Baca Juga: Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Pertamina Siap Genjot E20: Ubi, Jagung, dan Tebu Siap Jadi Santapan Mobil dan Motor
-
Kisah Irma dan Lima Anaknya: Hidup Terkatung-katung di Rimba Kalimantan, Cuma Makan Ubi Kayu
-
Pangan RI dalam Bahaya? Pakar Ungkap Efek Suhu Panas yang Bisa Bikin Bulir Padi Tak Terbentuk
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bolehkah Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram? Ini Penjelasan Hukum Menurut Ulama
-
11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial
-
3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata
-
Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
-
Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya
-
Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy