- Beasiswa LPDP melibatkan TNI dalam pembekalan penerima beasiswa.
- Pembekalan ini digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta.
- Kebijakan ini memicu pro dan kontra dari kalangan masyararakat
Suara.com - Beasiswa LPDP dikabarkan mau melibatkan Tentara Nasional Indonesia dalam pembekalan penerima beasiswa. Hal ini langsung memicu pro dan kontra.
Sebelum membahasnya, ada baiknya mengetahui LPDP itu singkatan dari apa?
LPDP merupakan singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. LPDP sendiri adalah salah satu program unggulan pemerintah Indonesia di bawah Kementerian Keuangan.
LPDP didirikan untuk mengelola dana abadi pendidikan yang bertujuan mendanai beasiswa bagi putra-putri terbaik bangsa, baik untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri.
Lembaga ini berfungsi sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan, dengan misi utama menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Sejak berdiri secara resmi pada 2012, LPDP telah menjadi pintu gerbang bagi ribuan mahasiswa Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi berkualitas.
Program beasiswa LPDP mencakup berbagai skema, mulai dari magister (S2), doktor (S3), hingga program targeted seperti beasiswa bagi PNS, TNI, dan Polri.
Dana yang dikelola berasal dari hasil investasi dana abadi pendidikan, sehingga program ini bersifat berkelanjutan dan tidak bergantung sepenuhnya pada APBN setiap tahun.
Hingga kini, LPDP telah melahirkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang, dari akademisi, peneliti, hingga pemimpin di sektor publik dan swasta.
Baca Juga: Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia
Pembekalan Beasiswa dan Keterlibatan TNI
Baru-baru ini, LPDP memicu pro dan kontra karena kebijakan baru dalam pembekalan keberangkatan (pre-departure briefing) bagi penerima beasiswa angkatan 2026.
LPDP memutuskan untuk melibatkan TNI dalam kegiatan tersebut. Pembekalan ini digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan wajib diikuti oleh seluruh awardee program magister dan doktor, baik yang kuliah di dalam maupun luar negeri.
Menurut Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M. Lukmanul Hakim, keterlibatan TNI difokuskan pada pendampingan kegiatan outdoor dan materi penguatan karakter. Tujuannya adalah membangun kerja sama tim, kemandirian, disiplin, serta penanaman nilai-nilai luhur bangsa dan nasionalisme.
Kegiatan ini mencakup penguatan pola pikir, internalisasi nilai budaya LPDP, serta persiapan mental sebelum para awardee berangkat studi.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan, pembekalan ini diperlukan agar penerima beasiswa memiliki kesiapan holistik, baik akademik maupun non-akademik, untuk menghadapi tantangan di perguruan tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup