- Menjelang Iduladha, muncul pertanyaan tentang kurban untuk orang yang sudah meninggal.
- Banyak umat ingin menghadiahkan pahala kurban untuk keluarga yang wafat, namun masih ada perbedaan pandangan ulama.
- Memahami hukum kurban penting agar ibadah dijalankan dengan benar dan tenang.
Meski demikian, mayoritas ulama membolehkan kurban untuk orang yang sudah meninggal jika bertujuan mendoakan dan menghadiahkan pahala. Hal ini termasuk dalam kategori amal jariyah yang pahalanya bisa sampai kepada mayit.
Kesimpulannya, kurban untuk orang yang sudah meninggal bukan hal yang dilarang secara mutlak. Tetapi pelaksanaannya tetap harus memperhatikan niat dan ketentuan syariat yang berlaku.
Tata Cara dan Niat Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal
Tata cara kurban untuk orang yang sudah meninggal pada dasarnya sama dengan kurban biasa. Hewan kurban disembelih sesuai syariat Islam dengan menyebut nama Allah dan niat yang benar.
Dalam pelaksanaannya, niat kurban bisa ditujukan untuk diri sendiri sekaligus dihadiahkan kepada orang yang telah wafat.
Hal ini dilakukan dengan menyebut nama almarhum saat penyembelihan atau dalam doa setelahnya, misalnya seperti berikut:
"Ya Allah, kurban ini dari (Nama Anda) untuk (Nama Almarhum/ah), terimalah amalan ini."
BAZNAS menjelaskan bahwa tidak ada bacaan niat khusus yang wajib diucapkan secara lisan. Yang terpenting adalah ketulusan niat dalam hati saat berkurban.
Setelah hewan disembelih, daging kurban tetap dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sekitar. Pahala dari pembagian tersebut juga dapat diniatkan untuk orang yang sudah meninggal.
Dengan cara ini, kurban menjadi bentuk ibadah sekaligus sedekah yang manfaatnya luas. Selain itu, pelaksanaannya tetap sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Baca Juga: Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan